Mahasiswa KPM, Masyarakat Desa Lhok Buya dan Pihak Sekolah Desak Pengadaan Zona Selamat Sekolah di SDN 3 Setia Bakti

CALANG,JBA – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Stain TDM 2026 bersama masyarakat Desa Lhok Buya dan pihak sekolah kembali mendesak Dinas Perhubungan Provinsi agar segera menindaklanjuti permohonan pengadaan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di SDN 3 Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, Kamis, (21/5/2026)

” Ini bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan para pelajar yang setiap harinya harus menyeberangi jalan di kawasan sekolah tanpa adanya fasilitas keselamatan lalu lintas yang memadai.” ujar Marza.

Sebelumnya, pada pekan lalu mahasiswa KPM Stain TDM 2026 di Desa Lhok Buya bersama masyarakat dan pihak sekolah telah menyurati sekaligus mengantarkan proposal permohonan pengadaan ZoSS kepada pihak terkait.

Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut yang nyata, padahal keberadaan fasilitas keselamatan tersebut dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan siswa sekolah dasar.

Sejak awal peresmian gedung sekolah hingga sekarang, SDN 3 Setia Bakti belum memiliki Zona Selamat Sekolah maupun rambu-rambu keselamatan penunjang lainnya. Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat lokasi sekolah berada di lintasan kendaraan yang cukup aktif dilalui masyarakat.

Marza khadarus madi, selaku perwakilan kelompok KPM yang bertugas di desa Lhok Buya, menyampaikan bahwa anak-anak sekolah dasar masih belum sepenuhnya memahami kecepatan maupun jarak aman kendaraan yang melintas di jalan raya.

Oleh karena itu, keberadaan ZoSS dinilai sangat penting untuk memberikan perlindungan dan meningkatkan kewaspadaan para pengendara ketika melintas di area sekolah.

Selain mendesak pengadaan ZoSS, masyarakat Desa Lhok Buya juga berharap apabila dalam waktu dekat zona selamat sekolah belum dapat direalisasikan, maka minimal pihak terkait segera memasang rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, serta tanda peringatan anak menyeberang di sekitar SDN 3 Setia Bakti.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya awal yang sangat penting demi mengurangi risiko kecelakaan bagi para pelajar.

” Kami berharap pemerintah dan instansi terkait dapat memberikan perhatian serius terhadap keselamatan anak-anak sekolah, sebab perlindungan terhadap pelajar merupakan tanggung jawab bersama demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.” ujar Marza.

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT