
Banda Aceh — Ananda Geubrina Rizki, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala (USK) angkatan 2023, mendapatkan pengalaman langsung dalam praktik jurnalistik dan kehumasan selama menjalani kegiatan magang di Subbidang Penerangan Masyarakat (Penmas), Bidhumas Polda Aceh, sejak 1 September 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Ananda bergabung bersama tiga mahasiswa lainnya, yakni Sofi Agustina, Dara Fahira, dan Dhecira Luthfi Multi, yang juga berasal dari program studi yang sama.
Selama magang, Ananda terlibat dalam berbagai kegiatan pengelolaan informasi dan publikasi. Mulai dari mengikuti konferensi pers, melakukan dokumentasi video, menyusun siaran pers, hingga membantu proses publikasi berita melalui situs web SIPENMAS.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah ketika berkesempatan mengikuti konferensi pers pemusnahan barang bukti narkotika secara langsung. Melalui kegiatan tersebut, ia tidak hanya menyaksikan proses pemusnahan, tetapi juga mendapatkan pengetahuan baru mengenai berbagai jenis narkotika.
“Jujur, seru sekali rasanya bisa melihat langsung konferensi pers, apalagi saat pemusnahan barang bukti narkotika. Kami jadi tahu bagaimana bentuk dan baunya secara langsung. Pengalaman ini tentu menambah wawasan kami tentang narkotika,” ungkap Ananda.

Pengalaman tersebut sekaligus memberinya gambaran tentang proses peliputan kegiatan kepolisian, mulai dari pengumpulan informasi hingga penyusunan berita. Ia juga memahami pentingnya menyampaikan informasi secara jelas, akurat, dan berdasarkan fakta agar mudah dipahami masyarakat.
Selain terlibat dalam peliputan, Ananda juga mempelajari proses pengelolaan dokumentasi pemberitaan. Salah satunya dengan mengumpulkan berita tentang Polda Aceh yang dimuat di berbagai surat kabar, kemudian memotong dan menyusunnya sebagai bagian dari dokumentasi serta pelaporan kegiatan kehumasan.
Di bidang publikasi digital, Ananda turut mendapatkan pengalaman mengunggah berita ke situs web SIPENMAS. Dari kegiatan tersebut, ia memahami tahapan pengelolaan informasi sebelum dipublikasikan, termasuk pentingnya ketelitian dalam memastikan berita tersaji dengan baik.
Berbagai pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk menerapkan ilmu komunikasi yang diperoleh selama perkuliahan dalam lingkungan kerja profesional. Tidak hanya di bidang jurnalistik, ia juga memperoleh pemahaman mengenai dokumentasi, publikasi digital, dan administrasi kehumasan.
Mentor mahasiswa magang, Ipda Jabbar, S.H., M.Si., CPHR., mengatakan bahwa kehadiran mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), USK di Bidhumas Polda Aceh, khususnya Subbidpenmas, menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan praktisi kehumasan.
Menurutnya, kegiatan magang merupakan ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung proses kerja kehumasan, sekaligus mengembangkan keterampilan komunikasi, jurnalistik, dan pengelolaan informasi yang dibutuhkan dalam dunia profesional.
“Magang yang berlangsung sejak 1 September 2026 akan berakhir pada 2 November 2026. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi Ananda dan mahasiswa lainnya untuk mengembangkan keterampilan serta memahami peran strategis kehumasan dalam mendukung penyampaian informasi yang akurat dan bertanggung jawab kepada masyarakat,” ujarnya.




