Manajemen PT PIM Minta Maaf Terkait Viralnya HUT Bersamaan dengan Kegiatan Keagamaan

Aceh Utara – Dalam rangka menjaga hubungan baik dengan tokoh masyarakat Dewantara, Manajemen PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) melakukan silaturahmi dengan Muspika, tokoh masyarakat, serta alim ulama di Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Selasa (28/2/2024). Kegiatan silaturahmi berlangsung di kediaman Waled Jala (Alim Ulama Dewantara), kecamatan setempat.

Kunjungan ini dihadiri oleh Komisaris Utama PIM Marzuki Daud, Direktur Operasi & Produksi Jaka Kirwanto, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Eko Setyo Nugroho, SVP Sekper & Tata Kelola Maimun, VP TJSL & Humas Zulhadi, AVP Humas Dedi Ikhsan serta beberapa staf lainnya.

Dalam kunjungan ini pihak Manajemen PIM membahas isu-isu terkini yang berkembang di masyarakat, terutama  terkait dengan perayaan HUT PIM Ke-42 Tahun yang bersamaan dengan kegiatan keagamaan di lingkungan sekitar sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian masyarakat lingkungan.

Jaka Kirwanto, Direktur Operasi & Produksi PIM menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi saat ini.

“Mewakili Manajemen Pupuk Iskandar Muda (PIM) dengan rendah hati kami ingin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, yang diwakili oleh Muspika Dewantara, Tokoh Masyarakat, dan Alim Ulama atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh kekhilafan kami dalam pelaksanaan acara perayaan ulang tahun PIM yang bersamaan dengan kegiatan keagamaan di sekitar yang kurang sesuai dengan kearifan lokal,” ungkapnya.

Sebagai tanggapan atas masalah ini, pihaknya akan lebih berhati-hati dalam merencanakan dan menjadwalkan acara-acara di masa mendatang.

“Untuk memastikan bahwa kami dapat menyelaraskan agenda perusahaan dengan nilai-nilai agama dan kearifan lokal di masyarakat untuk memastikan bahwa hal serupa tidak terulang kembali,” ucapnya.

Jaka menyampaikan, baik dari Muspika Dewantara, Alim Ulama, dan Tokoh Masyarakat berharap bahwa PIM dapat terus berkoordinasi dan menjalin komunikasi dengan baik sehingga meningkatkan keterbukaan dan komunikasi dalam setiap kegiatan dan keputusan yang diambil, serta mengedepankan dialog yang konstruktif dalam menyelesaikan masalah atau perbedaan pendapat.

Lanjutnya, bahwa pihaknya akan terbuka untuk berkoordinasi dan menerima masukan serta saran dari Muspika, Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, dan masyarakat sehingga perusahaan dapat terus meningkatkan pelayanan dan keterlibatan dalam komunitas.

“Sekali lagi, kami mengucapkan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan ini. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran kami terhadap kearifan lokal, keragaman budaya dan nilai-nilai agama serta untuk menjadi mitra yang lebih baik dalam membangun hubungan yang harmonis dan saling menghormati,” tutup Jaka.[]

spot_img
spot_img
spot_img

TERBARU

spot_img
spot_img

BERITA TERHANGAT

BERITA MINGGUAN

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT