Abu Teuming: Sabar Adalah Prinsip Langgeng Rumah Tangga

Jantho, JBA – Penyuluh Agama Islam KUA Baitussalam, Amiruddin mengatakan sabar menjadi kunci sukses untuk mempertahankan mahligai rumah tangga ketika dinamika rumah tangga menghantui pernikahan.

“Rumah tangga tidak selamanya dihiasi dengan kebahagian. Sebaliknya, ada kalanya kesedihan, ujian, dan permasalahan datang silih berganti seiring usia pernikahan,” jelas Amiruddin yang biasa disapa Abu Teuming saat bimbingan perkwaninan calon pengantin (Catin), di KUA Baitussalam, Aceh Besar, Selasa, 12 Mei 2026.

Menurut Abu Teuming, perbedaan pendapat, persoalan ekonomi, hingga kelelahan dalam menjalani kehidupan sering menjadi bagian dari perjalanan sebuah keluarga. Namun, di situlah kesabaran menjadi kekuatan yang menjaga rumah tangga tetap bertahan.

Dengan sabar, tegasnya, suami dan istri mampu menghadapi perbedaan, menyelesaikan masalah, dan menjaga cinta tetap tumbuh dalam keadaan apa pun. Rumah tangga tidak selalu berjalan mudah ada ujian ekonomi, perbedaan pendapat, kelelahan, dan berbagai tantangan kehidupan. Namun, kesabaran membuat hati tetap tenang dan hubungan tetap terjaga.

Sabar merupakan akhlak mulia yang membawa ketenangan dan keberkahan. Ketika pasangan saling bersabar, mereka belajar memahami, memaafkan, dan mendukung satu sama lain. Kata-kata yang lembut, sikap mengalah, dan kemampuan menahan emosi sering kali menjadi penyelamat keharmonisan keluarga.

Sabar bukan berarti menyerah atau diam terhadap masalah, melainkan kemampuan untuk tetap bijaksana dalam menghadapi keadaan. Rumah tangga yang dibangun dengan kesabaran akan lebih kuat menghadapi badai kehidupan dan lebih mudah mencapai kebahagiaan bersama.

“Karena cinta membutuhkan kesetiaan, dan kesetiaan membutuhkan kesabaran,” tutupnya.

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT