Bireuen, JBA — Ikatan Alumni SMAN 1 Peudada (IKASDA) memberikan tanggapan terkait dinamika dan aksi protes yang dilakukan oleh para siswa terhadap kondisi sekolah dalam beberapa hari terakhir.
Ketua IKASDA, Ataillah, mengajak seluruh elemen keluarga besar SMAN 1 Peudada untuk terus menjaga keharmonisan, kekompakan, serta menyelesaikan setiap permasalahan melalui jalur musyawarah.
”Jaga kekompakan ini, kita adalah satu keluarga besar. Bila ada permasalahan, mari selesaikan dengan musyawarah,” ujar Ataillah melalui keterangannya, Sabtu (22/8).
Ataillah juga mengimbau kepada para siswa yang ingin menyampaikan aspirasinya agar bersedia duduk bersama guna mendiskusikan berbagai persoalan yang ada. Ia meyakini bahwa setiap masalah pasti memiliki jalan keluar terbaik jika dikomunikasikan dengan baik.
Selain itu, Ataillah memberikan pandangannya terkait kepemimpinan Kepala SMAN 1 Peudada yang saat ini baru menjabat selama lebih kurang satu bulan. Menurutnya, masa transisi tersebut wajar jika masih dalam tahap penyesuaian dengan kondisi keadaan serta lingkungan sekolah.
”Ya, tentunya beliau baru menyesuaikan dengan kondisi keadaan dan lingkungan SMAN 1 Peudada. Saya kenal beliau karena beliau juga merupakan alumni SMAN 1 Peudada dan meniti karier pertamanya di SMA tercinta ini,” ungkap Ataillah.
Sebagai sesama alumni, Ataillah mengaku sangat mengenal rekam jejak Kepala Sekolah tersebut dan menaruh keyakinan penuh terhadap komitmen yang dimiliki dalam memajukan dunia pendidikan di almamaternya.
”Saya yakin beliau punya niat dan komitmen kuat untuk memajukan pendidikan di SMAN 1 Peudada,” tutupnya.




