Banda Aceh, JBA — Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh masa khidmat 2025–2030 yang berlangsung di Aula MPU Aceh, Jumat (2/5/2026), berlangsung khidmat dan mendapat perhatian luas dari kalangan ulama, akademisi, tokoh masyarakat hingga unsur pemerintahan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Aceh, unsur Pemerintah Kota Banda Aceh, Wakil Bupati Aceh Barat Sayid Fadhiel, Rektor UIN Ar-Raniry, Ketua MPU Aceh, Kepala Sekretariat MPU Banda Aceh, Rektor STAI Nusantara, Ketua MADA, perwakilan Dinas Dayah Aceh Tamiang, Sekretaris DPW PAN Aceh, Ketua DPRK Banda Aceh, Ketua Aliansi Ormas Islam Aceh, para pimpinan dayah dan majelis taklim.
Hadir pula para General Manager hotel berbintang di Banda Aceh, di antaranya Hermes Palace Hotel dan Muraya Hotel Aceh, serta unsur media dan tamu undangan lainnya.
Selain prosesi pengukuhan pengurus baru, momentum tersebut juga dirangkaikan tausiah khusus dari Ulama Besar Aceh Abu Paya Pași dan penganugerahan “Anugerah ISAD 2026” kepada sejumlah ulama, tokoh, institusi, pelaku media, perbankan syariah, dan penggerak sosial yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap penguatan pendidikan dayah, dakwah, ekonomi syariah, dan pembangunan umat di Aceh.
Pada kategori Tokoh/Figur Ulama Dayah, penghargaan diberikan kepada Abu H. Muhammad Ali selaku Imam Besar Masjid Raya dan Ketua MUNA sebagai figur ulama pemersatu lintas pemahaman. Penghargaan juga diberikan kepada Abi Drs. H. M. Daud Hasbi, M.Ag sebagai penggerak pendidikan dayah yang visioner dan berhasil melahirkan kader alumni yang berkiprah di berbagai sektor.
Selain itu, penghargaan turut diterima Tgk. H. Muhammad Amin Daud (Ayah Min di Cot Trueng selaku Ketua Umum TASTAFI Pusat sebagai figur ulama produktif dalam mengasuh kajian keumatan, Abiya Dr. H. Anwar Usman, S.Pd.I., MM sebagai pengembang pendidikan dayah ke jenjang Ma’had Aly dan pendidikan diniyah formal, serta Abon Abu H. Yazid Al Yusufi sebagai ulama produktif dalam dunia penulisan dan kajian Bahtsul Masail.
Sementara pada kategori Mitra Strategis ISAD Bidang Pelopor Penggerak, penghargaan diberikan kepada Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh sebagai mitra strategis pembinaan umat dan kaderisasi ulama. Penghargaan juga diterima Kepala Kanwil Kemenag Aceh Drs. H. Azhari, M.Si, Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I, pengusaha dan politisi H. Razami, Regional CEO BSI Aceh Imsak Ramadhan, serta Tgk. H. Musannif Sanusi, SE., SH atas kontribusi mereka dalam penguatan ekonomi dayah, wakaf produktif, pendidikan, dan gerakan sosial keumatan.
Adapun pada kategori Mitra Strategis ISAD Bidang Media dan Perhotelan Pengembangan Dakwah, penghargaan diberikan kepada Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia Zainal Arifin M. Nur, pendiri The Aceh Post dan MBA Corp Muhammad Balia, S.I.Kom., S.H., M.Sos., GM Hermes Palace Hotel Budi Syaiful, GM Muraya Hotel Aceh Bambang Pramusinto, Direktur Utama PT BPRS Hikmah Wakilah Sugito, S.E., M.E., Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Agus Chusaini, serta Direktur Utama Bank Aceh Syariah Fadhil Ilyas yang dinilai berperan penting dalam penguatan dakwah, media literasi, jejaring organisasi keumatan dan ekonomi syariah di Aceh.
Ketua Panitia, Tgk. Amiruddin, SH.I atau makruf dengan sapaan Abu Teuming, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan serta kehadiran seluruh pihak yang turut menyukseskan pengukuhan pengurus baru DPP ISAD Aceh.
“Selamat atas pengukuhan Pengurus Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh yang dilaksanakan di Aula MPU Aceh pada 2 Mei 2026. Semoga di bawah bimbingan Prof. Dr. Muhibbuththabary, serta kepemimpinan Ketua Umum Tgk. Mustafa Husen Woyla dan Sekretaris Jenderal Tgk. Rifki Ismail, ISAD terus menjadi kekuatan intelektual dan moral dalam membangun peradaban umat, memperkuat jaringan alumni dayah, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi Aceh,” ujarnya.




