Alasan Kenapa Balapan Formula E Selalu Diadakan di Perkotaan

JAKARTA – Balapan Formule E akan berlangsung di Jakarta pada 4 Juni 2022, tepatnya di Jakarta e-Prix Circuit (JIEC). Ajang balap mobil listrik itu bakal menjadi seri kesembilan dalam kalender Formula E musim ini.

Sebelumnya, dua seri double header alias balapan di akhir pekan yang menjadi seri ketujuh dan delapan dilangsungkan di Tempelhof Airport Street Circuit, Jerman, pada 14-15 Mei lalu.

Sama seperti Jakarta International E-Prix Circuit, Tempelhof Airport Street Circuit juga berlokasi di wilayah perkotaan, tepatnya di Ibu Kota Jerman, Berlin.

Empat trek lainnya yang digunakan pada musim ini semuanya juga terletak di perkotaan, seperti Riyadh Street Circuit di Arab Saudi hingga Circuit de Monaco di Monte Carlo, Monaco.

Artinya, mayoritas ajang Formula E dilaksanakan di sirkuit non-permanen yang dibuat di tengah kota. Lantas apa alasannya?

Dilansir dari laman resmi Formula E, Rabu, 1 Mei 2022, terdapat alasan khusus ajang balap mobil elektrik ini dilaksanakan di kota-kota besar.

Hal tersebut bertujuan memperkenalkan teknologi kendaraan listrik kepada masyarakat kota melalui ajang balap bergengsi demi masa depan yang lebih baik dan bersih.

Saat memulai debutnya di Olympic Park, Beijing, pada 2014, Formula E telah berkembang menjadi hiburan global dengan motosport sebagai jantungnya.

Adapun pada musim ini, Formula E telah mendapatkan status sebagai World Championship alias Kejuaraan Dunia sebagai kelas tertinggi untuk ajang balap mobil open-wheel bertenaga listrik.

Dengan begitu, Formula E telah satu level dengan ajang balap mobil bergengsi lainnya, seperti Formula 1 (F1) atau World Rally Championship (WRC).

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT