Projo Aceh: Pj Gubernur yang Ditunjuk Harus Mampu Bangun Aceh




Banda Aceh, Jaringanberitaaceh.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jokowi (Projo) Aceh mendorong Pemerintah Pusat untuk memilih calon Pj Gubernur Aceh yang benar-benar mengerti tentang kondisi Aceh, terutama yang peduli dan diterima oleh seluruh masyarakat Aceh.

“Sosok Pj Gubernur harus bisa membawa Aceh ke arah yang lebih baik. Mengajak seluruh instansi untuk membangun Aceh, terutama DPRA yang terlibat dalam menciptakan aturan, penganggaran, dan pengawasan,” kata Sekretaris DPD Projo Aceh Taufiq Muhammad, dalam rilisnya, Jumat (21/1/2022) di Banda Aceh.

Taufik menyampaikan, Pj yang ditunjuk nantinya harus ikut bertanggung jawab dalam membantu percepatan realisasi butir-butir perjanjian damai yang masih terjadi perdebatan dengan Pemerintah Pusat, agar damai Aceh tetap terjaga.

Ke depan, sambung Taufik, PJ juga harus bisa menyakinkan Pemerintah Pusat dalam memperjuangkan dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh yang abadi.

Karena, menurut Taufik, pembangunan Aceh saat ini sangat bergantungan pada Dana Otonomi Khusus.

“Pj Gubernur Aceh yang ditunjuk nanti harus dapat mengawal kelancaran pembangunan program strategis nasional yang telah diberikan untuk Aceh serta dapat mengusulkan program baru yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN), terutama dalam pencegahan bencana alam dan pemberantas kemiskinan,” sebutnya.

“Mengingat banyaknya program pembangunan di Aceh selama pemerintahan Jokowi, kami mengajak Pj untuk mengawal, mempermudah, dan memastikan seluruh program Indonesia Maju bisa terselesaikan tepat waktu,” sebut Taufik lagi.

Ia berharap, siapa pun yang dipilih oleh Presiden melalui Mendagri nantinya harus bisa membawa Aceh ke arah lebih baik dan bisa menjaga suhu politik yang nyaman dalam menyambut pesta demokrasi pada tahun 2024 nanti.

“Presiden Joko Widodo pasti tidak akan salah dalam memilih Pj Gubernur Aceh, beliau sangat mengerti tentang Aceh, karena Aceh merupakan kampung ke duanya,” tandasnya.

Seperti diketahui, posisi Pj Gubernur Aceh menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Pasalnya, Gubernur Aceh Nova Iriansyah akan segera berakhir masa jabatannya pada Juli 2022 nanti.

Sekarang mulai muncul beberapa tokoh yang ingin dirinya ditunjukan sebagai pemimpin tertinggi di Aceh untuk masa jabatan 2022-2024. (Red)

spot_img
spot_img
spot_img

TERBARU

spot_img
spot_img

BERITA TERHANGAT

BERITA MINGGUAN

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT