Pascabencana Bireuen Kondusif, KNPI Aceh Apresiasi Presiden Prabowo atas Pemulihan Jembatan Krueng Tingkeum

Bireun – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh, Aulia Rahman, mengapresiasi pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto atas pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh, khususnya kembali berfungsinya Jembatan Krueng Tingkeum di Kabupaten Bireuen.

Menurut Aulia, pemulihan jembatan tersebut menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam membantu masyarakat bangkit setelah bencana. Kembali terbukanya akses itu juga dinilai penting untuk mendukung mobilitas warga dan menggerakkan kembali aktivitas ekonomi antarwilayah.

Apresiasi tersebut disampaikan Aulia saat bertemu dan berdialog dengan pemuda Bireuen dalam kegiatan Gerakan Sinergi Pemuda dari Aceh untuk Indonesia, Kamis, 8 Oktober 2026.

“Kita senang melihat pemerintah hadir dan menyelesaikan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat. Jembatan Krueng Tingkeum ini vital karena menghubungkan akses antarkabupaten dan kota,” ujar Aulia.

Ia menjelaskan, keberfungsian kembali jembatan tersebut memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar perjalanan serta mendukung aktivitas ekonomi yang sempat terdampak bencana.

“Ketika akses kembali terbuka, aktivitas masyarakat ikut bergerak. Ini bukti pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung,” katanya.

Aulia menegaskan, KNPI Aceh berkomitmen untuk terus menjadi wadah bagi generasi muda dalam menyampaikan aspirasi sekaligus menjembatani kebutuhan daerah dengan pemerintah.

Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan. Peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui kritik, tetapi juga dengan memberikan dukungan dan masukan konstruktif agar program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pemuda bukan hanya mengkritik. Kita juga harus mendukung, mengawal dan memberi masukan agar pembangunan benar-benar bermanfaat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Aulia berharap pemulihan infrastruktur pascabencana dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah Aceh, sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal dan perekonomian daerah semakin pulih.

Ia juga mengajak generasi muda untuk mengambil bagian aktif dalam proses pembangunan, baik melalui kontribusi pemikiran maupun keterlibatan langsung di tengah masyarakat.

“Pemuda harus menjadi bagian dari pembangunan. Dari Aceh kita bicara untuk Indonesia,” tutup Aulia.

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT