Calang,JBA- Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMPKB) Kabupaten Aceh Jaya menggelar silaturahmi bertajuk Coffee Morning dengan rekan media yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Jaya. Diskusi dan temu ramah tersebut berlansung di ruang kerja DPMPKB Perkantoran Bupati setempat, Jumat (9/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Plt Kadis DPMPKB Kabupaten Aceh Jaya, Dahrial Saputra, menyatakan bahwa pihaknya akan selalu memberi informasi kepada publik terkait apa saja yang dibutuhkan masyarakat, tidak ada yang ditutupi-tutupi.
Dahrial yang didampingi Sekretaris Dinas dan beberapa Kepala Bidang menjelaskan terkait pengajuan pencairan Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Gampong (ADG) untuk tahun 2026.
“Ini akan disesuaikan dan mengacu kembali pada Pasal 79 Peraturan Bupati Aceh Jaya Nomor 6 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Gampong, dimana setiap tahapan pengajuan pencairan DD/ADG, pihak gampong harus terlebih dahulu menyampaikan laporan pertanggungjawaban realisasi anggaran setiap tahapan kepada camat untuk dilakukan evaluasi,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, jika laporan pertanggungjawaban berupa faktur, kwitansi, dan foto dokumentasi tersebut telah sesuai dengan laporan realisasi anggaran, maka camat baru akan mengeluarkan surat hasil evaluasi dan rekomendasi untuk pengajuan pencairan DD/ADG tahapan selanjutnya.
“Ini dilakukan untuk meminimalisir permasalahan-permasalahan keuangan dan hukum yang mungkin saja terjadi di gampong,” ungkapnya.
Hal ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten untuk mewujudkan salah satu Misi Pemerintahan di bawah kepemimpinan SALEM, yaitu dengan mewujudkan Sistem Pemerintahan yang Berbasis pada Clean Government dan Good Governance, juga dalam rangka meningkatkan fungsi pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan gampong di kecamatan.
“Kita berharap dengan pemberlakuan tahapan seperti ini, sinergitas antara gampong dengan kecamatan dan dinas teknis dalam Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dapat terwujud, sehingga tercipta kolaborasi dalam pembangunan mulai dari bawah sampai ke atas,” tutupnya.




