Banda Aceh, JBA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bergerak cepat dan memastikan tanggung jawab penuh terhadap para korban insiden ledakan di kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 rute Sabang–Banda Aceh. Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Direktur SDM dan Layanan Korporasi PT ASDP Indonesia Ferry, Ardhi Ekapaty, dalam konferensi pers di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Sabtu (13/6/2026).
Dalam keterangannya, Ardhi menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas insiden yang menimpa para korban. Ia menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan seluruh korban memperoleh pelayanan kesehatan terbaik, pendampingan maksimal, serta dukungan penuh bagi keluarga yang mendampingi selama masa pemulihan berlangsung.
“Pertama-tama kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang terjadi pada KMP Aceh Hebat 2. Pikiran dan perhatian kami saat ini tertuju kepada para korban yang sedang menjalani perawatan serta keluarga yang mendampingi mereka. ASDP bertanggung jawab penuh atas penanganan medis, pendampingan, serta kebutuhan lainnya selama proses pemulihan,” ujar Ardhi.
Menurut Ardhi, sejak menerima laporan kejadian, manajemen ASDP langsung menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk menjadikan penanganan korban sebagai prioritas utama. Langkah cepat dilakukan mulai dari aktivasi prosedur tanggap darurat kapal, pemberian pertolongan pertama, evakuasi korban ke fasilitas kesehatan, hingga koordinasi intensif dengan rumah sakit, regulator, otoritas pelabuhan, pemerintah daerah, dan instansi terkait.
Hingga saat ini, kondisi para korban terus dipantau secara ketat oleh tim medis RSUDZA. ASDP memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan kesehatan maksimal sesuai kondisi masing-masing, termasuk tindakan operasi, observasi medis, hingga perawatan intensif bagi korban yang membutuhkan pengawasan khusus. Tidak hanya itu, perusahaan juga terus memfasilitasi kebutuhan keluarga korban agar dapat mendampingi proses penyembuhan secara optimal.
Di sisi lain, ASDP turut memberikan apresiasi kepada tenaga medis RSUDZA, petugas pelabuhan, serta seluruh unsur yang bergerak cepat saat proses evakuasi berlangsung. Menurut Ardhi, kolaborasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam memastikan keselamatan korban dan mempercepat penanganan pasca-insiden.
ASDP juga menegaskan dukungan penuh terhadap proses investigasi yang sedang dilakukan pihak berwenang guna mengetahui penyebab pasti ledakan di kamar mesin kapal. Perusahaan berkomitmen bersikap terbuka, kooperatif, dan menjadikan hasil investigasi sebagai dasar evaluasi menyeluruh terhadap penguatan aspek keselamatan operasional di masa mendatang.
“Keselamatan pengguna jasa adalah prioritas utama ASDP. Kami akan terus hadir mendampingi korban dan keluarga hingga proses pemulihan berjalan baik. Hasil investigasi nantinya juga akan menjadi bahan evaluasi penting agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tegas Ardhi.
Di tengah perhatian publik terhadap insiden tersebut, ASDP memastikan pelayanan penyeberangan tetap berjalan dan perusahaan akan terus meningkatkan standar keamanan pelayaran. Harapan besar kini tertuju pada kesembuhan seluruh korban, agar segera pulih dan dapat kembali beraktivitas bersama keluarga masing-masing.




