Banda Aceh, JBA – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melalui Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ) menggelar kegiatan Syahadah Al-Qur’an bagi mahasiswa pada Rabu, 11 Juni 2026, di Masjid Fathun Qarib.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor Mujiburrahman. Dalam sambutannya, rektor mengapresiasi berbagai program pembinaan Al-Qur’an yang terus dikembangkan di lingkungan kampus sebagai bagian dari penguatan karakter dan kompetensi keislaman mahasiswa.
Syahadah Al-Qur’an merupakan agenda yang dilaksanakan oleh Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ) UIN Ar-Raniry melalui program MATAQU (Markaz Tahfiz Al-Qur’an) yang berada di bawah bimbingan para dosen UIN Ar-Raniry.
Kegiatan ini diikuti oleh 28 mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan UIN Ar-Raniry. Para peserta mengikuti proses syahadah sebagai bentuk evaluasi dan penguatan hafalan Al-Qur’an yang telah mereka tempuh selama mengikuti program tahfiz.
Ketua PSQ, Ivan Aulia Trisnady, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar untuk menjaga dan meningkatkan hafalan mahasiswa, terutama mereka yang sebelumnya telah memiliki dasar hafalan dari pesantren.
“Kegiatan ini sebagai ikhtiar kita untuk menjaga hafalan mahasiswa yang sebagian merupakan alumni pesantren dan sudah memiliki hafalan Al-Qur’an. Melalui program MATAQU, hafalan tersebut terus dibina agar tetap terjaga dan semakin kuat,” ujarnya.
Menurutnya, syahadah Al-Qur’an tidak hanya menjadi sarana evaluasi capaian hafalan, tetapi juga menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berinteraksi dengan Al-Qur’an di tengah aktivitas perkuliahan.
Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi bagian dari komitmen UIN Ar-Raniry dalam melahirkan generasi akademisi yang unggul, berakhlak, dan dekat dengan Al-Qur’an. |Aduntea|




