Jantho, JBA – Kepala KUA Baitussalam, Dr Muhammad Ridha SHI MA mengatakan jangan pernah membandingkan masa lalu dengan masa sekarang. Itu akan menyakiti perasaan kita masing-masing. Masa lalu telah selesai, kini saatnya membangun kembali rumah tangga dan kehidupan lebih baik.
Pada prinsipnya, ucap Muhammad Ridha, manusia ini tidak mungkin sempurna. Hidup berumahtangga adalah hidup menutupi kekurangan masing-maisng. Kekurangan ini harus sama-sama disempurnakan.
“Dibalik ketidaksempurnaan manusia, Allah banyak sekali memberikan kelebihan dan potensi diri. Inilah Anugerah dan Rahmat Allah yang harus disyukuri, terutama oleh setiap pasangan suami dan istri,” jelas Muhammad Ridha saat khutbah nikah pernikahan Asnawi dengan Yunita Sari, di KUA setempat, Kabupaten Aceh Besar, Selasa, 22 September 2026.

Mantan Kepala KUA Pulo Aceh ini menegaskan dalam pernikahan jangan fokus pada kekurangan, tapi fokus pada kelebihan masing-masing, yang sangat potensial dijadikan dasar membangun rumah tangga sakinah, mawaddah, dan rahmah.
“Semoga menjadi pasangan yang sejati. Ini hari pertama prosesi akad nikah setelah saya tugas di KUA Baitussalam. Semoga berkah dan langgeng,” ujar lulusan Doktor Fiqh Moder UIN Ar-Raniry Banda Aceh ini.
Karena ini hari pertama saya menghadiri akad nikah di KUA Baitussalam, kata Muhammad Ridha, maka pertemuan ini bukan hanya sekadar prosesi nikah, tapi bisa ajang kita silaturahmi. Kepada rombongan dan perangkat gampong yang hadir dalam prosesi nikah, mohon jika ada masalah keluarga langsung diselesaikan secara kekeluargaan atau di tingkat kampong. Jangan langsung ke di bawa ke KUA.




