Warga Temukan Janin di Bantaran Krueng Doy, Polisi Lakukan Olah TKP

Banda Aceh — Warga Gampong Punge Jurong, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, digegerkan dengan penemuan bungkusan mencurigakan di bantaran Krueng Doy, Kamis 30 April 2026.

Bungkusan yang terbalut kain berwarna putih tersebut ternyata berisi sesosok janin manusia yang telah meninggal dunia. Berdasarkan perkiraan awal, janin tersebut berusia sekitar enam bulan.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Meuraxa, AKP Catur Yudha Trisna membenarkan adanya temuan tersebut. Ia menjelaskan, janin pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan sekitar pukul 08.30 WIB saat melakukan pembersihan di aliran sungai.

“Petugas kebersihan menemukan sebuah bungkusan yang terbalut kain putih di pinggir bantaran Krueng Doy,” ujar AKP Yudha.

Menurutnya, bungkusan tersebut kemudian diangkat menggunakan alat penggaruk dan dimasukkan ke dalam keranjang sampah, lalu dibawa menggunakan mobil operasional Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan (DLHK3) Kota Banda Aceh.

Namun, setibanya di sekitar Warkop Jomblo yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi penemuan, petugas mulai curiga setelah melihat adanya bercak darah pada kain pembungkus.

“Karena curiga, bungkusan tersebut dibuka. Di dalamnya terdapat plastik putih yang berisi sesuatu yang menyerupai janin manusia,” jelasnya.

Atas temuan itu, petugas kebersihan segera melaporkan kepada perangkat Gampong Punge Jurong. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke pihak Polsek Meuraxa untuk ditindaklanjuti.

Mendapatkan laporan, personel Polresta Banda Aceh bersama Polsek Meuraxa langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim Inafis Satreskrim.
Selanjutnya, janin tersebut dibawa ke RSU Zainoel Abidin Banda Aceh guna penanganan lebih lanjut oleh tim medis.

Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Polisi juga akan menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami akan terus menelusuri untuk mengungkap pelaku,” pungkas AKP Yudha.

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT