Ketua PKK Aceh Buka Gemar Makan Ikan dan Market Day di MIN 6 Model Banda Aceh

Banda Aceh, JBA – Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Aceh, Ny. Marlina Muzakir (Kak Na) membuka Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang dirangkai dengan Market Day, di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Model Kota Banda Aceh, Sabtu, 18 April 2026.

Istri gubernur Aceh tersebut menekankan pentingnya asupan protein ikan bagi tumbuh kembang anak, terutama dalam mendukung kecerdasan otak dan mencegah stunting di Aceh.

“Ikan memiliki protein hewani yang sangat baik bagi otak anak. Gemar makan ikan akan membentuk generasi Aceh yang sehat, kuat, dan cerdas menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Marlina didampingi pengurus Forikan, BKKBN Aceh.

Ia meninjau stand-stand Market Day yang dikelola oleh siswa. Berbagai produk makanan olahan ikan dan jajanan kreatif karya siswa dipamerkan sebagai upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini. Kegiatan ini dimeriahkan dengan pembagian bakso gratis makanan olahan ikan kepada para siswa sebagai bentuk kampanye nyata untuk meningkatkan angka konsumsi ikan di lingkungan sekolah.

Kepala MIN 6 Model Banda Aceh, Bukhari, S.Pd MPd mengucapkan terima kasih kepada Ny. Marlina yang membuka acara pada ini. Juga kepada panitia, dewan guru, seluruh pengajar TPQ/Diniyah yang telah mensukseskan acara.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Banda Aceh, H. Salman, S.Pd., MAg mengatakan pembukaan kegiatan makan ikan dan Market Day di MIN 6 Model Banda Aceh menekankan pentingnya kesehatan dan kewirausahaan sejak dini:

Ia menyampaikan terima kasih atas terpilihnya MIN 6 Model Banda Aceh sebagai lokasi pelaksanaan acara penting, seperti Puncak Peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-11 Provinsi Aceh.

Menurutnya, ikan adalah asupan protein terbaik bagi pertumbuhan anak-anak. Siswa dapat terus menyukai makan ikan agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan cerdas demi menyongsong “Generasi Emas 2045”.

Salman mengapresiasi inisiatif madrasah menyelenggarakan Market Day untuk menanamkan jiwa kewirausahaan. Kegiatan ini dipandang sebagai sarana melatih kreativitas, tanggung jawab, kerja sama, dan kepercayaan diri siswa dalam berinteraksi sosial.

Ia berharap agar melalui kegiatan praktis seperti ini, siswa tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki keterampilan hidup (life skills) dan kejujuran dalam mengelola usaha sederhana.

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT