PWI Aceh Santuni 50 Anak Yatim dalam Buka Puasa Bersama

Banda Aceh – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan santunan kepada anak yatim di halaman kantor PWI Aceh. Kegiatan tersebut merupakan tradisi tahunan dalam masa kepengurusan PWI Aceh periode 2021–2026.

Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat kemitraan dan silaturahmi dengan berbagai pihak.

“Buka puasa bersama di PWI Aceh dengan santunan anak yatim merupakan tradisi tahunan kita dalam masa kepengurusan 2021–2026. Kegiatan ini tidak pernah absen sejak tahun 2021 hingga sekarang. Tujuan utamanya adalah membangun dan memperkuat kemitraan, silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian sosial,” ujar Nasir, Rabu 11 Maret 2026.

Ia menjelaskan, santunan yang diberikan diprioritaskan kepada anak-anak yatim yang memiliki keterkaitan dengan lingkungan wartawan dan kantor PWI Aceh.

“Yang pertama sekali adalah anak yatim wartawan, kemudian anak yatim di lingkungan kantor, selanjutnya anak yatim di lingkungan tempat tinggal karyawan atau wartawan, dan juga anak yatim dari panti asuhan,” katanya.

Pada kegiatan kali ini, PWI Aceh memberikan santunan kepada 50 anak yatim. Masing-masing anak menerima bantuan berupa uang tunai sebesar Rp500 ribu.

“Untuk kali ini ada 50 anak yang kita santuni dengan jumlah santunan masing-masing Rp500.000. Sejak tahun 2022 lalu, jumlah santunan yang kita berikan tidak pernah kurang dari Rp500.000,” jelasnya.

Selain santunan tunai, anak-anak yatim juga menerima paket bantuan yang berasal dari sejumlah mitra kerja PWI Aceh. Bantuan tersebut berasal dari berbagai lembaga dan perusahaan yang selama ini menjalin kemitraan dengan PWI.

“Di samping itu ada juga paket bantuan dari mitra kerja PWI. Seperti hari ini kita dibantu oleh pihak Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Aceh, kemudian Bank Indonesia Perwakilan Aceh, King Fried Chicken, dan juga PT Dunia Barusa sebagai perusahaan swasta di Aceh. Alhamdulillah semuanya bisa ter-cover,” ungkap Nasir.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara pengurus PWI Aceh dengan pengurus PWI kabupaten/kota. Bahkan pada tahun ini seluruh ketua PWI daerah turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

“Rangkaian kegiatan ini kita isi dengan silaturahmi. Kali ini kita juga mengundang seluruh ketua PWI kabupaten/kota karena mereka ikut berkontribusi dalam memberikan santunan kepada anak yatim. Keterlibatan PWI kabupaten/kota mulai kita aktifkan tahun ini,” ujarnya.

Nasir berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilanjutkan oleh kepengurusan PWI Aceh di masa mendatang.
“Mudah-mudahan ke depan siapa pun yang mengurus PWI Aceh, kegiatan-kegiatan sosial seperti ini terus dihidupkan,” katanya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PWI Aceh.

“Harapannya ke depan kepercayaan masyarakat terhadap PWI semakin meningkat. Salah satu indikatornya adalah besarnya dukungan dan sumbangan yang kita terima. Alhamdulillah amanah yang diberikan kepada kami bisa dikelola dengan baik untuk kepentingan anak yatim dan lingkungan,” tutup Nasir.

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT