Safari Ramadan, ISAD Aceh Barat Bahas Nuzulul Qur’an dan Lailatul Qadar

Meulaboh, JBA – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh Barat menggelar kegiatan Safari Ramadhan dengan tema Kajian Nuzulul Qur’an dan Lailatul Qadar yang berlangsung di Masjid Babut Taubah, Desa Drien Mangko–Pasi Ara, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, pada malam 17 Ramadhan.

Kegiatan ini menghadirkan pemateri Tgk. Nasrollah Murni, S.Sos yang juga merupakan Sekretaris Jenderal DPW ISAD Aceh Barat. Acara ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara DPW ISAD Aceh Barat dengan masyarakat sekaligus menyampaikan ilmu-ilmu keagamaan, khususnya pada bulan suci Ramadhan.
Acara dibuka oleh Ketua DPW ISAD Aceh Barat, Tgk. Arika Amalia, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Babut Taubah yang telah memberikan kesempatan kepada ISAD untuk mengisi kajian pada malam 17 Ramadhan yang di tengah masyarakat dikenal sebagai malam Nuzulul Qur’an.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua ISAD juga memaparkan beberapa program kerja ISAD Aceh Barat dalam menyebarkan dakwah dan penguatan literasi keagamaan di Bumi Teuku Umar.

Dalam kajiannya, Tgk. Nasrollah Murni, S.Sos menjelaskan tentang makna dan peristiwa besar Nuzulul Qur’an. Beliau menyebutkan bahwa pada bulan Ramadhan terdapat beberapa peristiwa penting dalam sejarah Islam, di antaranya Perang Badar, Fathu Makkah, serta turunnya Al-Qur’an. Al-Qur’an diturunkan dengan dua cara, yaitu secara sekaligus dari Lauhul Mahfuz ke Baitul ‘Izzah di langit dunia pada malam Lailatul Qadar, kemudian diturunkan secara berangsur-angsur kepada Rasulullah Saw melalui Malaikat Jibril di Gua Hira.

Beliau juga menekankan keutamaan membaca Al-Qur’an, terutama di bulan Ramadhan. Mengutip pendapat Sayyid Bakri bin Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi dalam kitab Kifayatul Atqiya wa Minhajul Ashfiya, dijelaskan bahwa membaca Al-Qur’an merupakan ibadah yang sangat agung dengan pahala yang besar. Hal ini juga dikuatkan dengan firman Allah dalam Surah Fathir ayat 29–30 serta berbagai hadis Nabi Saw yang menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak tilawah Al-Qur’an.

Selain itu, dijelaskan pula keutamaan menghidupkan malam Lailatul Qadar. Berdasarkan penjelasan para ulama, di antaranya dalam kitab Nihayatuz Zain karya Syekh Nawawi Al-Bantani, tingkatan dalam menghidupkan malam Lailatul Qadar dimulai dari yang paling rendah yaitu melaksanakan shalat Isya dan Subuh berjamaah, kemudian menghidupkan sebagian malam dengan zikir dan ibadah, hingga tingkatan tertinggi yaitu menghidupkan seluruh malam dengan shalat dan ibadah.

Kajian berlangsung dengan penuh antusias dari masyarakat. Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada jamaah untuk berdialog langsung dengan pemateri terkait berbagai persoalan keagamaan.

Sebagai bentuk apresiasi dan silaturahmi, kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata dari DPW ISAD Aceh Barat yang diserahkan langsung oleh Ketua DPW ISAD Aceh Barat kepada Ketua BKM Masjid Babut Taubah, Bapak Marzuki, S.Pd. Setelah itu acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Geuchik kedua desa serta tokoh masyarakat setempat turut menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Mereka berharap kegiatan Safari Ramadhan seperti ini terus berlanjut karena memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan menambah pemahaman keagamaan.

Diharapkan kegiatan ini mendapatkan keberkahan di sisi Allah Swt serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyemarakkan syiar Islam di tengah masyarakat.

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT