Siti Rara Ardelia Terpilih Sebagai Ketua Forum Anak Aceh Jaya (FORAYA) Periode 2025-2027

Calang,JBA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMPKB) Kabupaten Aceh Jaya resmi memfasilitasi pembentukan pengurus Forum Anak Aceh Jaya (FORAYA) Periode 2025-2027.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPMPKB pada Selasa, 13 Januari 2026 ini menandai babak baru partisipasi anak dalam pembangunan daerah pasca berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya.

Acara dibuka langsung oleh Plt. Kepala DPMPKB Kabupaten Aceh Jaya, Dahrial Saputra, S.IP. Dalam arahannya, Dahrial menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi pengurus FORAYA periode 2023-2025.

Ia menekankan bahwa Forum Anak merupakan wadah strategis untuk mengasah bakat, minat, dan prestasi sebagai bekal persiapan generasi muda menjadi pemimpin masa depan.

Namun, di tengah semangat pembentukan pengurus baru, Dahrial memberikan peringatan serius terkait perlindungan anak. Berdasarkan data UPTD PPA Kabupaten Aceh Jaya, sepanjang tahun 2025 tercatat 13 anak menjadi korban kekerasan. Angka ini tidak mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 14 kasus, di mana mayoritas didominasi oleh kasus kekerasan seksual.

“Anak-anak harus senantiasa menjaga diri agar terhindar dari lingkungan yang berpotensi menimbulkan tindakan kejahatan. Ini adalah persoalan serius yang harus kita hadapi bersama,” tegas Dahrial.

Pembentukan FORAYA tahun ini berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 1 Tahun 2016) serta regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri PPPA Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Partisipasi Anak melalui Forum Anak.

Sebelum pemilihan, para calon pengurus dibekali pemahaman mendalam mengenai peran organisasi sebagai sarana partisipasi anak dalam perencanaan pembangunan daerah.

Dalam proses pemilihan, Siti Rara Ardelia, siswi SMA Negeri 1 Calang, terpilih sebagai Ketua FORAYA Periode 2025-2027. Dalam pidato perdananya, Siti Rara menyatakan bahwa amanah ini merupakan bentuk kepercayaan dari rekan-rekannya.

“Terpilihnya saya bukan berarti saya lebih baik dari teman-teman yang lain, namun ini adalah murni faktor kepercayaan. Saya sangat mengharapkan kolaborasi dan kerja sama seluruh pengurus karena hal itulah yang akan menentukan arah perjalanan FORAYA ke depan,” ujar Siti Rara.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, diharapkan FORAYA dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dalam menyuarakan hak-hak anak dan menekan angka kekerasan terhadap anak di wilayah tersebut.

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT