Banda Aceh, JBA – Pesantren Tahfidz Al-Qur’an (PTQ) Baitusshalihin menunjukkan kiprahnya sebagai salah satu pesantren tahfiz unggulan di Banda Aceh. Sejak berdiri pada 15 Juni 2018 di bawah naungan Yayasan Baitusshalihin, lembaga ini semakin diminati masyarakat, khususnya dari Banda Aceh dan Aceh Besar.
Pesantren yang dipimpin Tgk Rizki Maulizar MA alumni terbaik bidang Ilmu Al-Qur’an Jakarta ini kembali menggelar Tasyakur dan Haflah Akhirussanah Ke-IV pada Minggu, 24 Mei 2026. 21 santri mengikuti prosesi wisuda setelah menuntaskan hafalan Al-Qur’an mulai 5 hingga 30 juz.
Tgk Rizki Maulizar bersyukur atas capaian para santri dan perkembangan pesantren dan bangga atas prestasi alumni tahun ini, yang berhasil melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an.
“Kita patut bersyukur, PTQ Baitusshalihin terus mendapat kepercayaan dan perhatian masyarakat Banda Aceh dan Aceh Besar,” ujarnya.
Ketua Yayasan PTQ Baitusshalihin, Tgk H Syarifuddin MA PhD menekankan pentingnya menjaga kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membentuk generasi qurani yang berilmu, berakhlak, dan memberi manfaat bagi umat.
Ia juga berpesan agar para santri senantiasa menjunjung tinggi kejujuran dalam segala aspek kehidupan.
“Santri harus jujur. Kejujuran menjadi kunci kesuksesan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihak yayasan terus berkomitmen mengembangkan PTQ Baitusshalihin menjadi salah satu role model pesantren tahfiz di Aceh.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Manajemen Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh, Muhammad Syarif SHI MH, Kepala Seksi Manajemen Saiful Bahri SAg, Pengawas Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammad Yunus SPdI, dewan guru, wali santri, tokoh masyarakat, alumni, serta tamu lainnya.




