Banda Aceh — Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, menghadiri rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh yang membahas sejumlah isu strategis daerah, mulai dari pengendalian inflasi, penanganan bencana hidrometeorologi, hingga persiapan peringatan Nuzulul Qur’an dan penutupan Festival Ramadhan 1447 Hijriah.
Rapat tersebut digelar pada Rabu 4 Maret 2026, di Ruang Rapat Polda I Lantai 3 Kantor Gubernur Aceh dan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Aceh.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, menyampaikan bahwa rapat turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh, di antaranya Wali Nanggroe Aceh, Kapolda Aceh, perwakilan Kodam Iskandar Muda, Kajati Aceh, Ketua DPR Aceh, Sekda Aceh, Kabinda Aceh, serta pimpinan instansi vertikal dan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait.
Menurut Joko, salah satu fokus pembahasan adalah kondisi inflasi Aceh menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, inflasi pada Februari 2026 tercatat sebesar 6,94 persen. Angka tersebut dipengaruhi oleh kenaikan harga sejumlah komoditas, terutama bahan pangan dan kebutuhan pokok masyarakat.
Pemerintah Aceh bersama instansi terkait, lanjutnya, telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga. Upaya tersebut antara lain melalui pelaksanaan pasar murah di berbagai kabupaten/kota, penguatan distribusi bahan pokok, serta koordinasi dengan Bulog guna memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat.
Selain isu inflasi, rapat juga membahas perkembangan penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah Aceh dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah daerah bersama unsur TNI–Polri dan lembaga terkait terus memperkuat koordinasi dalam upaya penanganan dampak bencana serta percepatan pemulihan di daerah terdampak.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah turut mematangkan persiapan peringatan Nuzulul Qur’an yang direncanakan berlangsung pada 6 Maret 2026 di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Kegiatan tersebut akan dirangkai dengan buka puasa bersama masyarakat serta sejumlah agenda keagamaan dalam rangka memeriahkan Festival Ramadhan di Aceh.
“Kehadiran Kapolda Aceh dalam rapat tersebut menunjukkan komitmen Polri untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas daerah, baik dalam pengendalian inflasi, penanganan bencana, maupun mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat,” ujar Joko.
Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, diharapkan berbagai langkah strategis yang telah dirumuskan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Aceh, khususnya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mempercepat penanganan bencana, serta memastikan kegiatan Ramadhan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Rapat koordinasi berlangsung hingga siang hari dan ditutup dengan komitmen bersama seluruh instansi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Aceh.




