CALANG,JBA- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Jaya meminta seluruh satuan pendidikan memastikan lingkungan sekolah tetap terang pada malam hari. Rabu (30/9/2026).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Jaya, Juanda, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan arahan tersebut dalam pertemuan silaturahmi dan koordinasi bersama seluruh kepala sekolah yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Jaya
Juanda menjelaskan, menyalakan lampu penerangan di lingkungan sekolah pada malam hari bukan sekadar untuk menerangi halaman dan bangunan sekolah. Lebih dari itu, penerangan menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan keamanan sekaligus melindungi fasilitas dan aset pendidikan.
Menurutnya, lingkungan sekolah yang terang akan lebih mudah dipantau oleh petugas keamanan, pihak sekolah maupun masyarakat yang berada di sekitar kawasan sekolah.
“Penerangan malam hari bukan hanya untuk menjaga fasilitas sekolah, tetapi juga memberikan rasa aman bagi warga yang berada atau melintas di sekitar lingkungan sekolah,” ujar Juanda dalam arahannya.
Ia mengatakan, kondisi lingkungan yang gelap dapat membuat fasilitas sekolah lebih sulit dipantau. Karena itu, penerangan yang memadai diharapkan mampu mengurangi potensi terjadinya pencurian, kerusakan fasilitas, vandalisme, maupun berbagai tindakan lain yang tidak diinginkan.
Bagi Juanda, menjaga keamanan sekolah merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya berkaitan dengan perlindungan terhadap bangunan dan aset, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan pendidikan yang digunakan oleh masyarakat setiap hari.
Instruksi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Jaya untuk mendorong setiap satuan pendidikan agar semakin peduli terhadap pemeliharaan lingkungan serta fasilitas yang berada di bawah tanggung jawab masing-masing.
Karena itu, Juanda meminta seluruh kepala sekolah segera menindaklanjuti arahan tersebut dengan memastikan lampu penerangan tersedia, berfungsi dengan baik dan dinyalakan pada malam hari sesuai kondisi serta kebutuhan masing-masing sekolah.
“Ini merupakan komitmen bersama untuk menjaga sekolah agar tetap aman, nyaman, tertib, dan terawat,” tegasnya.
Dengan penerangan yang memadai, lingkungan sekolah diharapkan tidak hanya lebih mudah diawasi, tetapi juga memberikan rasa aman bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar.
“Langkah sederhana tersebut dapat menjadi bagian dari kebiasaan bersama dalam menjaga fasilitas pendidikan, sehingga aset sekolah tetap terpelihara dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses pendidikan,”tutup Juanda




