Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, H. T. Ibrahim, menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah. Apresiasi tersebut disampaikan menyusul hasil kajian yang dirilis oleh Jaringan Survei Inisiatif, yang menunjukkan tren positif dalam kinerja Kepolisian Daerah Aceh.
Ibrahim menilai berbagai indikator yang dipublikasikan mencerminkan peningkatan efektivitas penegakan hukum serta penguatan pelayanan publik di wilayah Aceh. Ia menyebut penurunan angka kriminalitas dan meningkatnya tingkat penyelesaian perkara sebagai bukti kerja terukur dan profesional jajaran Polda Aceh.
“Capaian ini menunjukkan adanya konsolidasi internal yang baik serta strategi penegakan hukum yang lebih presisi. Masyarakat membutuhkan rasa aman, dan indikator yang ada menunjukkan arah yang positif,” ujar Ibrahim di Jakarta, Selasa 3 Maret 2026.
Selain itu, ia juga menyoroti konsistensi kepolisian dalam pemberantasan narkotika, termasuk pengungkapan jaringan lintas provinsi dengan barang bukti dalam jumlah besar. Menurutnya, langkah tegas tersebut sangat penting untuk melindungi generasi muda Aceh dari ancaman peredaran narkoba yang semakin kompleks.
Tak hanya di bidang keamanan, Ibrahim turut mengapresiasi pendekatan kepemimpinan Kapolda Aceh dalam program berbasis lingkungan dan respons kebencanaan. Ia menilai inisiatif penanaman mangrove serta keterlibatan aktif aparat dalam percepatan pemulihan infrastruktur pascabanjir sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Penegakan hukum harus berjalan seiring dengan upaya pencegahan dan perlindungan jangka panjang. Ketika kepolisian terlibat dalam isu lingkungan dan kebencanaan, itu memperlihatkan paradigma pelayanan yang lebih luas,” tuturnya.
Sebagai mitra kerja kepolisian di parlemen, Ibrahim menegaskan bahwa Komisi III DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan sekaligus mendukung penguatan kapasitas institusi kepolisian.
Ia berharap capaian yang telah diraih dapat dipertahankan melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat.Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan fondasi penting bagi pembangunan dan investasi di Aceh.
“Kami mendukung langkah-langkah positif yang telah dilakukan. Momentum ini harus dijaga agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas,” pungkasnya.




