Banda Aceh, JBA – Pusat Studi Pemuda Aceh (PUSDA) bersama Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Kota Banda Aceh memperkuat jalinan silaturahmi dan kemitraan dengan Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui pertemuan bersama Kapolda Aceh Irjen. Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., Selasa (11/8/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang tamu Kapolda Aceh tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi sekaligus membangun sinergi antara unsur pemuda, insan pers dan kepolisian dalam mendukung terciptanya situasi Aceh yang aman, kondusif, serta konstruktif.
Ketua PUSDA sekaligus Ketua PJS Kota Banda Aceh, Heri Safrijal, SP., MTP, hadir bersama jajaran pengurus. Sementara Kapolda Aceh Irjen. Pol. Ruddi Setiawan didampingi Direktur Intelkam Polda Aceh Kombes. Pol. Said Anna Fauzan, S.I.K., M.M., M.H., Kabid Humas Polda Aceh Kombes. Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., serta Karo Logistik Polda Aceh Kombes. Pol. Aldinan Robby Jevri Hanter Manurung, S.H., S.I.K., M.Si.
Dalam suasana penuh keakraban, pertemuan tersebut membahas pentingnya membangun ruang komunikasi yang sehat dan berkelanjutan antara pemuda, media massa dan institusi kepolisian.
Bagi PUSDA dan PJS, sinergi tersebut dinilai strategis mengingat pemuda dan media memiliki peran penting dalam membangun ekosistem sosial yang sehat, menyampaikan informasi yang edukatif, serta ikut menjaga ruang publik dari penyebaran informasi yang tidak bertanggung jawab.
Heri Safrijal menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih erat dengan Polda Aceh.
Menurutnya, pemuda dan media memiliki posisi strategis dalam ikut mengawal berbagai dinamika sosial di Aceh. Karena itu, diperlukan komunikasi yang terbuka antara organisasi kepemudaan, insan pers dan aparat penegak hukum.
> “Kami berharap silaturahmi ini tidak berhenti pada pertemuan semata, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh, khususnya dalam membangun peran pemuda dan media yang konstruktif,” ujar Heri.
Ia menambahkan, PUSDA dan PJS Kota Banda Aceh siap menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi publik yang sehat dengan tetap mengedepankan profesionalisme, independensi pers, edukasi masyarakat dan kepentingan daerah.
Sementara itu, Kapolda Aceh Irjen. Pol. Ruddi Setiawan menyambut baik silaturahmi tersebut. Ia menilai komunikasi antara kepolisian dengan elemen pemuda dan media merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus membangun kepercayaan publik.
Kapolda menekankan bahwa kolaborasi lintas elemen sangat dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi secara objektif dan berimbang, sementara pemuda merupakan salah satu kekuatan sosial yang dapat menjadi motor penggerak berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan membuka peluang kolaborasi dalam berbagai bidang, terutama yang berkaitan dengan kepemudaan, literasi media, komunikasi publik, keamanan dan ketertiban masyarakat.
Silaturahmi PUSDA dan PJS Kota Banda Aceh dengan Kapolda Aceh diharapkan menjadi langkah awal bagi terbangunnya kemitraan yang lebih solid dan berkelanjutan antara pemuda, pers dan kepolisian dalam menjaga kondusivitas Aceh serta mendorong lahirnya berbagai gagasan positif bagi pembangunan daerah.
Dengan komunikasi yang kuat, kolaborasi yang sehat dan peran aktif seluruh elemen masyarakat, sinergi pemuda, media dan kepolisian diharapkan mampu menghadirkan ruang publik Aceh yang semakin informatif, aman, kritis dan konstruktif.




