Kodim 0108/Agara dan Warga Gotong Royong Perkuat Pondasi Jembatan Gantung Perintis di Lawe Ger Ger, Aceh Tenggara

Kutacane, JBA  – Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong kembali ditunjukkan oleh personel Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah binaan. Salah satunya melalui kegiatan pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (26/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama masyarakat melaksanakan sejumlah tahapan pekerjaan konstruksi, di antaranya perakitan besi untuk pondasi jembatan, pemasangan batu pada bagian pondasi di sisi tepi jembatan, serta pembuatan bekisting sebagai persiapan sebelum dilaksanakan proses pengecoran.

Pekerjaan perakitan besi menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan pondasi karena berfungsi sebagai bagian dari struktur penguat yang nantinya akan membantu menopang konstruksi jembatan. Oleh karena itu, setiap proses pengerjaan dilakukan secara bertahap, teliti, dan memperhatikan kesiapan serta penempatan material sesuai dengan rencana pembangunan.

Sejak pagi hari, personel Babinsa bersama masyarakat terlihat bahu-membahu melaksanakan pekerjaan di lokasi pembangunan. Sebagian warga membantu menyiapkan dan mengangkut material, sementara yang lainnya bersama Babinsa melaksanakan perakitan besi, pemasangan batu, serta pembuatan bekisting.

Seluruh pekerjaan dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong. Meskipun pekerjaan membutuhkan tenaga dan ketelitian, suasana kekompakan tetap terlihat di antara personel TNI dan masyarakat yang bekerja dengan tujuan yang sama, yaitu mempercepat pembangunan jembatan agar segera dapat dimanfaatkan oleh warga.

Pembuatan bekisting juga menjadi bagian penting dalam tahapan pembangunan karena berfungsi sebagai cetakan dan penahan adukan beton sebelum proses pengecoran dilaksanakan. Dengan persiapan yang baik, diharapkan proses pengecoran pondasi nantinya dapat berjalan lancar dan menghasilkan konstruksi yang kuat serta sesuai dengan perencanaan.

Kehadiran Babinsa dalam proses pembangunan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dan pendampingan TNI AD kepada masyarakat di wilayah binaan. Sebagai aparat teritorial, Babinsa tidak hanya melaksanakan pembinaan keamanan dan kewilayahan, tetapi juga senantiasa berupaya hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat yang memiliki manfaat bagi kepentingan bersama.

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan personel dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis merupakan bagian dari upaya untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat. Melalui kegiatan gotong royong, Babinsa dapat membantu meringankan pekerjaan warga sekaligus mempererat hubungan silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Sebagai Babinsa, kami akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan yang bersifat positif dan bermanfaat bagi kepentingan bersama. Melalui gotong royong seperti ini, pekerjaan menjadi lebih ringan dan hubungan antara TNI dengan masyarakat juga semakin erat,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan secara bersama-sama tidak hanya memberikan manfaat dari sisi fisik, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap kemajuan desa. Semangat gotong royong menjadi modal penting dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan yang membutuhkan tenaga, waktu, dan kerja sama banyak pihak.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat dan warga di sekitarnya. Setelah selesai dibangun, jembatan tersebut diharapkan mampu mempermudah mobilitas masyarakat serta memperlancar akses menuju berbagai fasilitas umum dan wilayah di seberang aliran sungai.

Bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi geografis, keberadaan jembatan tersebut menjadi harapan baru. Dengan adanya akses penyeberangan yang lebih aman dan mudah, warga diharapkan dapat melakukan berbagai aktivitas sehari-hari dengan lebih cepat dan efisien.

Selain mendukung mobilitas warga, jembatan tersebut juga diharapkan dapat memperlancar aktivitas masyarakat di bidang pertanian dan perekonomian. Akses yang lebih baik akan memudahkan warga menuju lahan pertanian, mengangkut sarana produksi, serta membawa hasil pertanian untuk dipasarkan.

Manfaat lainnya juga diharapkan dapat dirasakan dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial masyarakat. Anak-anak sekolah akan memiliki akses yang lebih mudah dalam perjalanan menuju tempat belajar, sementara masyarakat akan lebih mudah memperoleh pelayanan kesehatan serta melaksanakan berbagai aktivitas sosial dan kemasyarakatan.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan Babinsa dan masyarakat mendapat sambutan positif dari warga. Masyarakat menilai kehadiran Babinsa secara langsung di lokasi pembangunan memberikan motivasi tersendiri dan menunjukkan bahwa TNI senantiasa berusaha hadir serta dekat dengan rakyat.

Salah seorang warga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dalam proses pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut. Menurutnya, kebersamaan antara TNI dan masyarakat membuat pekerjaan yang berat dapat dilaksanakan dengan lebih ringan dan penuh semangat.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Bekerja bersama-sama seperti ini membuat kami semakin bersemangat. Kami berharap pembangunan jembatan ini dapat segera selesai sehingga bisa digunakan masyarakat untuk beraktivitas dengan lebih mudah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, masyarakat sangat berharap pembangunan jembatan tersebut dapat berjalan lancar hingga selesai dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat. Selain menjadi sarana penghubung, nantinya jembatan ini juga akan membantu meningkatkan aktivitas ekonomi dan mempermudah hubungan antarwarga,” tambahnya.

Kegiatan pembangunan tersebut sekaligus menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan penting dalam kehidupan masyarakat. Ketika TNI dan rakyat bersatu serta bekerja bersama, berbagai pekerjaan yang berat dapat diselesaikan dengan lebih mudah melalui kerja sama, kepedulian, dan kebersamaan.

Melalui kegiatan pembangunan dan gotong royong tersebut, Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara terus berupaya menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa di tengah warga diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menciptakan sinergi positif dalam mendukung pembangunan dan kemajuan desa.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger diharapkan dapat terus berjalan sesuai rencana hingga selesai dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Dengan dukungan seluruh pihak dan semangat gotong royong yang terus dipelihara, pembangunan tersebut diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara.

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT