Banda Aceh, JBA – Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) dan Tastafi Banda Aceh melaksanakan kajian aktual dengan tema “Ramadhan: Menjadi Istri yang Tenang di Bulan yang Sibuk,” di Muraya Hotel Aceh, Banda Aceh, Sabtu malam, 31 Januari 2026.
Tgk Umar Rafsanjani Lc MA mengatakan ketika Ramadhan setan diikat tapi nafsu tidak diikat. Di antara yang mempengaruhi nafsu manusia saat puasa adalah faktor lingkungan. Sedangkan lingkungan utama kita adalah keluarga, yaitu suami dan istri.
Ia mengingatkan bahwa ibu muda atau yang baru memiliki l anak mesti memperkenalkan cara puasa pada anak. Pendekatannya bisa berpedoman pada ibu kita atau guru. Anak sangat terpengaruh dengan ideologi ibunya. Bila ibu salihah, maka anak akan salih.
“Sebaliknya, meskipun suaminya salih, jika ibu jahat dan tidak berilmu maka anak tidak akan jadi generasi baik. Maka peran ibu dalam mendidik anak sangat penting, melebihi peran ayah,” sebut Tgk Umar saat menyampaikan materi dalam kajian yang dihadiri ratusan jemaah.
Tgk Umar menjelaskan masa kecil anak seperti kertas putih, apa pun yang dilihat dan dirasakan maka itu yang terekam dalam kepalanya. Semua pelajaran ini akan menjadi pemantik saat dia dewasa. Apa pun yang positif tetap perkenalkan pada anak, tentu harus sesuai dengan level dan daya berpikir anak.




