Honda Jazz Keluar Api dan Meledak Saat Isi BBM di Aceh Besar, Ternyata Tankinya Dimodifikasi




Banda Aceh, Jaringanberitaaceh.com – Mobil Honda Jazz, plat BK 1393 JI yang dikemudikan Mukhlis Alfaidy (31) warga Karieng, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie terbakar saat mengisi BBM di SPBU Cot Irie, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Senin malam, 25 April 2022.

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol M Ryan Citra Yudha SIK mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar 22.05 WIB di SPBU Cot Irie.

“Saat itu Mukhlis sedang isi BBM jenis pertalite. Tiba-tiba saat BBM diisikan petugas, terjadi ledakan dari dalam mobil dan langsung mengeluarkan api,” ungkap Kasatreskrim.

Kemudian, lanjut Kasatreskrim, personel Opsnal Satreskrim melakukan penyelidikan terhadap kejadian kebakaran mobil Honda Jazz tersebut, dan didapati bahwa mobil yang terbakar tersebut sudah dimodifikasi tangkinya.

“Dari hasil penyelidikan oleh Penyidik Satreskrim Polresta Banda Aceh, didapati keterangan dari pemiliknya bahwa pada saat Mukhlis Alfaidy sedang mengisi BBM ke dalam tangki tambahan, sekitar lima menit berjalan tiba-tiba muncul api dari tempat tangki tambahan, lalu terjadi ledakan dari dalam mobil, sehingga Mukhlis Alfaidy melompat keluar melalui pintu sebelah kiri,” kata Kasatreskrim lagi.

Kemudian pihak SPBU dan Mukhlis Alfaidy memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia di SPBU sampai akhirnya api padam. Setelah itu Mukhlis Alfaidy beserta barang bukti dan petugas dari pihak SPBU diamankan ke Polresta Banda Aceh, guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Mukhlis Alfaidy membeli BBM jenis pertalite dalam jumlah besar untuk dijual kembali ke kios dengan maksud untuk mengambil keuntungan dari penjualan tersebut.

“Mukhlis Alfaidy membeli BBM pertalite dari SPBU seharga Rp 7.650 per liter dan dijual ke kios seharga Rp 8.500 per liter,” tutur Kompol Ryan.

Kompol Ryan menjelaskan, penyebab terjadinya kebakaran, diduga pemilik mobil sengaja melakukan pengisian minyak bersubsidi dengan mengunakan tangki yang sudah dimodifikasi sebesar 120 liter di dalam mobil. Ditemukan dalam mobil tersebut jiriken penampungan minyak dengan kapasitas 33 liter, sebanyak enam buah, uang tunai sebesar Rp 1,3 juta dan BBM jenis pertalite sekitar 70 liter.

Sementara itu, lanjut Kasatreskrim, pihak polisi memintai keterangan terkait terbakarnya mobil di Polresta Banda Aceh, di antranya Mukhlis Alfaidy (supir), Hendri dan Khaidir pengawas SPBU.

Untuk supir setelah dilakukan pemeriksaan langsung mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Bhayangkara, karena mengalami luka bakar yang cukup serius pada tangan kanan dan kaki kirinya.

spot_img
spot_img
spot_img

TERBARU

spot_img
spot_img

BERITA TERHANGAT

BERITA MINGGUAN

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT