FPPI Aceh Teken MoA dengan Politeknik Indonesia Venezuela

Aceh Besar — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Aceh menjalin kerja sama strategis dengan Politeknik Indonesia Venezuela (Poliven) melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA), Jumat (6/2/2026), di Aceh Besar.

Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta mendorong percepatan pembangunan daerah melalui penguatan pendidikan vokasi dan pemberdayaan masyarakat.
Penandatanganan MoU tersebut mencakup kolaborasi pada tiga pilar utama perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kedua pihak sepakat untuk menyatukan tenaga, pemikiran, serta sumber daya dalam membina, mengembangkan, dan memanfaatkan ilmu pengetahuan serta teknologi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Direktur Politeknik Indonesia Venezuela Reza Salima, Ketua Yayasan Pena Aceh Abdullah Puteh, Ketua DPD FPPI Aceh Asmahan, serta Ketua DPP FPPI Pusat Marlinda Irwanti.

Ketua DPD FPPI Aceh, Asmahan, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat realisasi program-program produktif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia juga menyatakan harapannya agar program Agroforesty dari Kementerian Ketenagakerjaan dapat segera terwujud dan berjalan di Aceh.

“Kami sangat antusias terhadap kolaborasi ini dan berharap sinergi yang terbangun mampu mendorong program-program pemberdayaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP FPPI Pusat, Marlinda Irwanti, menegaskan komitmen FPPI Pusat dalam mendukung penuh program pemberdayaan perempuan dan pengembangan SDM di Aceh. Ia menyampaikan bahwa kehadirannya langsung di Aceh merupakan bentuk kepedulian dan kecintaannya terhadap daerah tersebut.

Dalam arahannya, Ketua Yayasan Pena Aceh, Abdullah Puteh, mengapresiasi peran FPPI yang dinilai telah menunjukkan kontribusi nyata dalam pengembangan Poliven Aceh. Ia menekankan pentingnya kerja sama ini sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan kebutuhan riil masyarakat.

“Kerja sama ini harus menghasilkan ilmu yang aplikatif dan berdampak langsung bagi kemajuan Aceh,” tegasnya.

Sebagai tuan rumah, Direktur Poliven Reza Salima menyampaikan bahwa sejak tahun 2009 pihaknya terus berupaya meningkatkan daya saing institusi. Ia berharap kerja sama dengan FPPI dapat memperluas pengembangan SDM serta memperkuat ekosistem pendidikan dan pelatihan vokasi di Aceh.

Dengan ditandatanganinya MoA ini, FPPI Aceh dan Poliven diharapkan mampu membangun hubungan fungsional yang kuat dalam menciptakan inovasi dan solusi nyata bagi tantangan pembangunan di Aceh Besar dan Aceh secara umum.

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT