Kuala Simpang, JBA – Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Aceh mengukuhkan kepengurusan paripurna Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Aceh Tamiang. Acara dilaksanakan Sabtu, 1 Agustus 2026, di Masjid Nur Hasanah Aceh Tamiang. Tema yang diangkat adalah “Dari masjid Aceh Tamiang bangkit”.
Asisten Tiga Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Muhammad Zain mewakili Bupati menyampaikan apresiasi terhadap terbentuknya DMI Kabupaten Aceh Tamiang dan pemerintah siap bekerjasama agar kehadiran DMI di rasakan manfaatnya bagi masyarakat.
Ketua PW DMI Aceh, H Fachruddin Lahmuddin, M. Pd meminta seluruh pengurus yang baru saja dikukuhkan untuk bekerja maksimal dalam membesarkan organisasi meskipun kita tidak ditopang anggaran dari pemerintah. DMI adalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang bertujuan bagaimana kita dapat memakmurkan masjid.
Karena hari ini, ujar penceramah kondang ini, masjid banyak di Aceh dan berdiri megah, indah namun jamaahnya sangat kurang terutama salat Subuh, oleh sebab itu mari kita makmurkan masjid dengan keberadaan DMI ini.
Ketua DMI Aceh Tamiang, Safaruddin menjelaskan bahwa kepengurusan yang baru dikukuhkan insyaallah siap mengemban amanah terutama memakmurkan masjid, meunasah yang ada di Aceh Tamiang. Lebih lanjut Safar meminta dukungan semua pihak untuk membantu baik moril maupun materil agar keberadaan DMI Aceh Tamiang dirasakan kehadirannya bagi umat.
Banyak hal yang akan kami lakukan mengingat Aceh Tamiang baru saja ditimpa musibah besar banjir Bandang.
Rombongan PW DMI Aceh dalam kunjungannya ke Aceh Tamiang menyempatkan untuk mengunjungi beberapa masjid yang terdampak musibah banjir dan akan berkoordinasi dengan DMI pusat kiranya dapat membantu membangun masjid yang terdampak banjir.




