Kuala Simpang, JBA – SMP Swasta Asy-Syafi’iyah menerima kunjungan perdana dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (6/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pemantauan sekaligus pembinaan terhadap sekolah yang baru mulai melaksanakan kegiatan pembelajaran pada Agustus 2026.
Dalam kunjungan tersebut, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang meninjau kondisi sekolah serta berdiskusi dengan pihak sekolah dan pengelola Dayah Asy-Syafi’iyah Al Aziziyah terkait perkembangan penyelenggaraan pendidikan dan proses pengurusan izin operasional sekolah.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang, Khairoel, menjelaskan bahwa dokumen permohonan izin operasional yang diajukan SMP Swasta Asy-Syafi’iyah telah disampaikan dan secara administrasi dinilai sudah lengkap dan benar.
Namun, Khairoel menjelaskan bahwa kewenangan penerbitan izin operasional berada pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Aceh Tamiang. Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memiliki peran memberikan rekomendasi sebagai bagian dari proses penerbitan izin tersebut.
“Dinas Pendidikan memberikan rekomendasi, selanjutnya proses penerbitan izin operasional berada di DPMPTSP,” jelas Khairoel.
Hal tersebut sejalan dengan dokumen izin operasional pendidikan formal yang diterbitkan di Kabupaten Aceh Tamiang, yang menunjukkan bahwa izin operasional diterbitkan oleh DPMPTSP berdasarkan rekomendasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Sementara itu, Kepala SMP Swasta Asy-Syafi’iyah, Safrizal, menjelaskan bahwa sekolah saat ini masih menggunakan fasilitas balai pengajian Dayah Asy-Syafi’iyah Al Aziziyah sebagai tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar.
Hal tersebut dikarenakan gedung utama SMP Swasta Asy-Syafi’iyah masih dalam tahap penyelesaian pembangunan. Menurut Safrizal, pembangunan gedung sekolah ditargetkan selesai pada Oktober 2026.
“Insyaallah pembangunan gedung sekolah selesai bulan ini. Mulai November nanti kegiatan belajar mengajar sudah kami arahkan untuk dilaksanakan di gedung sekolah yang baru,” ujar Safrizal.
Safrizal menambahkan, keberadaan gedung baru diharapkan dapat memberikan suasana belajar yang lebih nyaman sekaligus mendukung pengembangan SMP Swasta Asy-Syafi’iyah ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Khairoel juga memberikan pesan kepada pihak sekolah agar sejak awal membangun manajemen sekolah yang baik, tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, manajemen yang baik merupakan salah satu faktor penting agar penyelenggaraan pendidikan dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.
“Sekolah harus memiliki manajemen yang bagus sehingga sekolah dapat berjalan dengan lancar dan sesuai aturan,” pesan Khairoel.
Kunjungan tersebut juga menjadi momentum penting bagi SMP Swasta Asy-Syafi’iyah karena merupakan kunjungan pertama dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang sejak sekolah mulai aktif melaksanakan kegiatan pembelajaran pada Agustus 2026.
Pihak sekolah menyambut baik kunjungan dan arahan yang diberikan. Kehadiran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dinilai menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan penguatan sekolah yang masih berada pada tahap awal pengembangan.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Tata Usaha SMP Swasta Asy-Syafi’iyah, Tgk. Zulkifli, SP, serta perwakilan pengelola Dayah Asy-Syafi’iyah Al Aziziyah, Tgk. Riadi Syahputra, S.Pd.I., Gr.
Sementara itu, Pimpinan Dayah sekaligus pihak yayasan, Baba Dusuki, tidak dapat hadir dalam kunjungan tersebut karena sedang menjalankan tugas memberangkatkan jamaah umrah.
Dengan selesainya pembangunan gedung pada Oktober dan rencana pemanfaatannya mulai November 2026, SMP Swasta Asy-Syafi’iyah berharap dapat terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang mampu memberikan layanan pendidikan yang baik bagi masyarakat, dengan tetap mengedepankan tata kelola sekolah.




