Banda Aceh, JBA — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung perlindungan kesehatan masyarakat. Salah satunya melalui kunjungan silaturahmi yang dilakukan Kepala BBPOM di Banda Aceh, Riyanto, ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh pada Kamis (06/03/2026). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Direktur RSUZA, Muhazar, di sela momentum bulan suci Ramadan.
Pertemuan ini menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan antara dua institusi pemerintah yang secara geografis berada di kawasan yang berdekatan di Kota Banda Aceh. Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, menyampaikan bahwa kedekatan lokasi antara BBPOM dan RSUZA diharapkan dapat semakin memperkuat koordinasi dan sinergi dalam berbagai upaya perlindungan kesehatan masyarakat.
“Kedekatan secara geografis ini menjadi peluang besar bagi kita untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi, khususnya dalam pengawasan obat serta upaya perlindungan masyarakat dari risiko penggunaan obat yang tidak tepat,” ujar Riyanto.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu isu penting yang menjadi pembahasan adalah pengendalian Resistensi Antimikroba (Antimicrobial Resistance/AMR). BBPOM Aceh menyampaikan apresiasi atas dukungan RSUZA dalam menyosialisasikan bahaya resistensi antimikroba kepada masyarakat, salah satunya melalui pemanfaatan videotron rumah sakit sebagai media edukasi publik. Selain itu, koordinasi yang selama ini terjalin dalam pengawasan pengelolaan obat di lingkungan RSUZA juga dinilai menjadi contoh sinergi yang baik antara institusi pengawas dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Direktur RSUZA, Muhazar, turut menyampaikan apresiasi atas hubungan kerja sama yang telah terbangun antara RSUZA dan BBPOM di Banda Aceh. Menurutnya, kolaborasi tersebut memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan serta memastikan keamanan penggunaan obat bagi masyarakat.
Melalui kunjungan silaturahmi ini, kedua institusi berharap hubungan kerja sama yang telah terjalin dapat semakin diperkuat. Sinergi antara BBPOM di Banda Aceh dan RSUZA diharapkan terus mendorong upaya pengawasan obat dan edukasi kesehatan kepada masyarakat, sehingga tercipta sistem pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terpercaya di Aceh.




