Kapolda Aceh Beri Penghargaan Peduli Bencana pada Rapim 2026

Aceh Besar – Kepala Polda Aceh, Marzuki Ali Basyah, memberikan penghargaan kepada personel Polri, mahasiswa STIK Lemdiklat Polri, serta elemen masyarakat yang berkontribusi aktif dalam penanganan bencana di Aceh. Penghargaan tersebut diserahkan dalam pembukaan Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Aceh Tahun 2026, di Hotel The Pade, Selasa 24 Februari 2026.

Pemberian penghargaan itu didasarkan pada Surat Keputusan Kapolda Aceh Nomor 49 Tahun 2026 tanggal 23 Februari 2026 tentang Pemberian Penghargaan kepada Personel Polri, Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri, dan Elemen Masyarakat yang Berjasa dalam Penanganan Bencana di Provinsi Aceh.

Kapolda Aceh mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat solidaritas dan sinergi kemanusiaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah.

“Penyerahan penghargaan ini adalah upaya memperkuat soliditas, sinergi, dan komitmen kemanusiaan seluruh pihak dalam menghadapi bencana yang terjadi di Aceh,” ujar Marzuki.

Kegiatan penyerahan penghargaan turut didampingi Wakapolda Aceh dan disaksikan Irwasda, para Pejabat Utama Polda Aceh, Kapolres jajaran, serta para Kapolsek.

Pada kategori inovasi penanganan bencana, penghargaan diberikan kepada Kabid Propam Polda Aceh atas capaian kinerja Zona 2 tingkat nasional dengan sejumlah indikator prestasi, seperti peringkat dua pembinaan dan evaluasi kerja, bakti sosial dan kepedulian masyarakat, pengawasan etik dan pelayanan pengaduan, hingga peringkat satu dalam peningkatan citra kepolisian.

“Capaian ini menunjukkan bahwa pendekatan empati dan pelayanan yang humanis menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat,” kata Kapolda.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah pejabat dan kapolres di wilayah terdampak atas respons cepat dan langkah strategis dalam penanganan bencana, termasuk penyusunan regulasi mekanisme penanganan tahanan saat situasi darurat, pembangunan sumur bor, serta aksi cepat personel di lapangan dalam menangani banjir dan tanah longsor.

Apresiasi turut diberikan kepada perwira pendamping dan mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan ke-83 melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat (Dianmas). Mereka dinilai berhasil melakukan koordinasi, pengelolaan data, distribusi bantuan sosial, trauma healing, renovasi rumah dan fasilitas MCK, hingga revitalisasi fasilitas kesehatan dan umum di wilayah terdampak.

Sinergi Tokoh dan Komunitas
Kapolda Aceh juga memberikan penghargaan kepada tokoh masyarakat dan komunitas yang berperan aktif dalam percepatan pemulihan pascabencana, khususnya pembangunan hunian tetap bantuan Kapolri di Aceh Tamiang serta pemulihan sarana dan prasarana Polri.

Sejumlah tokoh masyarakat diapresiasi atas dukungan berupa bantuan sembako, alat berat, suplai air bersih, dump truck, hingga bantuan pembangunan jembatan Bailey.

Komunitas off-road yang tergabung dalam IOF Aceh dan IOX Aceh juga menerima penghargaan atas partisipasi membuka akses jalan yang terputus akibat longsor serta membantu distribusi logistik ke daerah terisolir.

“Kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam percepatan pemulihan pascabencana. Ini adalah wujud nyata kepedulian dan gotong royong kita bersama,” tutup Kapolda.

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT