Disdik Dayah Banda Aceh Akan Gelar Pelatihan RPS

Banda Aceh, Jaringanberitaaceh.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Dayah Kota Banda Aceh akan menyelenggarakan pelatihan Rencana Pembelajaran Santri (RPS) bagi guru dayah, yang diadakan di Hotel Grand Permata Hati, Blang Oi Kecamatan Meuraxa, 8-10 November 2022.

Kegiatan yang mengambil tema “Revitalisasi Kurikulum Dayah di Era Milenial”, menghadirkan tiga narasumber yang profesional di bidangnya, berasal dari 3 unsur yaitu kalangan akademisi, praktisi kurikulum serta organisasi profesi Ikatan Alumni Santri Dayah (ISAD) Aceh.

Kepala Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Muhammad, SSos MM, di Banda Aceh, Jumat, 4 November 2022, mengatakan kegiatan ini dinilai strategis, dalam rangka menyahuti proses akreditasi dayah tahun 2022 dan melakukan persiapan akreditasi dayah tahun 2023. Salah satu instrumennya adalah pemenuhan dokumen pembelajaran santri (RPS). Dokumen ini bagian yang tidak terpisahkan dari implementasi penerapan kurikulum dayah.

“Jika RPS sudah disusun dengan baik dan diterapkan, maka sejatinya dayah di Banda Aceh, khususnya dayah salafiyah (tradisional) telah melakukan lompatan sejarah besar, menyesuaikan dengan tren perkembangan akademik perguruan tinggi. Nuansa akademik terstruktur, pelan-pelan akan mewarnai dayah di Banda Aceh, ungkap Muhammad.

Guru dayah, tegas Muhammad, nantinya akan terbiasa dengan tradisi akademik, setiap proses pembelajaran diawali dengan penyusunan RPS, sehingga siapa saja guru yang mengajar bidang studi di setiap jenjangnya akan ada standar baku akademik, termasuk juga standar minimal tingkat ketuntasan materi.

“Ini penting untuk mengukur kompetensi santri dalam setiap materi. Tradisi ini baru dimulai di kalangan dayah salafiyah (tradisional). Sementara dayah terpadu, tentu sudah terbiasa, karena mengikuti pola sekolah formal lainnya dan gurunya pun sudah sering mengikuti berbagai pelatihan baik tingkat lokal, nasional maupun internasional,” ujarnya.

Sementara Kabid SDM dan Manajemen, Muhammad Syarif SHI MH mengatakan peserta pelatihan ini diikuti 50 orang yang berasal dari guru dayah di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh. Pada akhir pelatihan, peserta akan dinilai serta diberikan bonus pada 10 peserta terbaik, yang berhasil menyusun RPS sesuai tugas yang diberikan oleh tiga orang narasumber. Ini bagian dari usaha Disdik Dayah Banda Aceh untuk mengasah budaya akademik di lingkungan dayah.

Muhammad Syarif menegaskan, Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, SE MSi akan meresmikan pelatihan ini nantinya, sebagai bentuk dukungan pada Disdik Dayah yang terus berinovasi dan memberikan pelayanan optimal untuk kemajuan dayah.

“Ini bukti keseriusan Pemko Banda Aceh meningkatkan mutu pendidikan dayah,” ungkapnya.

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT