Aceh Utara,JBA- Bantuan donasi dari pemerintah Aceh Jaya dan masyarakat Aceh Jaya Peduli Sesama telah diterima oleh masyarakat yang terdampak musibah banjir dan longsor di Kecamatan Tanah Jamboe Aye dan Kecmatan Langkahan, Aceh Utara.
Adapun donasi tersebut dibagi ke beberapa titik di dalam gampong di kecamatan tersebut. Pakaian layak pakai dan sembako langsung dibagikan kepada keuchik, kadus, serta perwakilan warga di Gampong Beurigen, Gampong Matang Serdang, Gampong Buket Lingteng, Langkahan, dan Gampong Panton Labu pada Kamis (14/1/2026).
Ketua Koordinator Bantuan Aceh Jaya Peduli Sesama, Abdul Mutaleb, menyampaikan bahwa bantuan dari pemerintah Aceh Jaya dan masyarakat Aceh telah disalurkan kepada saudara-saudara yang sedang terkena musibah di beberapa gampong di Kecamatan Tanah Jamboe Aye dan Kecamatan Langkahan, Aceh Utara.
“Ini bantuan dari Pemkab Aceh Jaya yang diamanahkan kepada kami telah kami berikan. Jangan dilihat jumlahnya, memang tidak seberapa. Semoga ini menjadi maafaat bagi saudara-saudara kita yang terkena musibah,” ujar Abdul Mutaleb.
Sementara itu, Keuchik Matang Serdang, Muhammad Taleb, mengucapkan ribuan terima kasih kepada Pemkab Aceh Jaya dan masyarakat Aceh Jaya atas kepeduliannya, yang telah jauh-jauh datang dalam aksi kemanusiaan.
“Ribuan terima kasih kami dari Gampong Matang Serdang kepada masyarakat Aceh Jaya dan relawan yang telah memperhatikan kami di sini. Dan terima kasih juga kami ucapkan kepada anggota Dewan DPRK Aceh Jaya, saudara kami Abdul Mutaleb, yang telah jauh-jauh datang untuk membantu dan melihat kondisi kami saat ini,” ungkapnya.
Keuchik Matang Serdang juga menyampaikan harapan, semoga hal ini menjadi contoh dan motivasi bagi pemerintah lain untuk saling membantu di saat musibah melanda.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Musliadi selaku Kepala Dusun Buket Linteung di Kecamatan, Langkahan.
“terimakasih banyak kepada Masyrakat Aceh Jaya, dalam aksi kemanusiaan melalui para relawan yang telah jauh jauh kesini. Semoga dimudahkan rezeki kita semua. Dan pulang dengan selamat,” tutup Musliadi.




