Mualaf Asal Sumut Nikahi Gadis Aceh Besar di KUA KBJ




Jantho, Jaringanberitaaceh.com – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Krueng Barona Jaya (KBJ), Drs Chairul Azman BK mengatakan suami istri itu ibarat pakaian. Artinya, pakaian itu menutupi aurat dan melindungi tubuh dari apa pun yang berdampak negatif.

Pakaian, jelasnya, juga bermakna saling menutup keburukan, apa pun keburukan pasangan, termasuk keburukan keluarga masing-masing harus diredam.

“Hindari membuka aib pasangan dan keluarga,” tegas Chairul Azman saat khutbah nikah pada pernikahan Muhammad Raifan dengan Sri Devi, di KUA Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Kamis, 10 November 2022.

Ia mengingatkan, saat terjadi cekcok antara suami istri, jangan jadikan media sosial (Medsos) tempat mengumbar keburukan keduamya. Akan lebih baik jika keluarga tidak tahu kesenjangan suami istri. Ada masalah selesaikan di kamar, kalau bisa tidak keluar kamar info tidak menyenangkan ini.

Bina rumah tangga dengan prinsip saling percaya dan sayang menyayangi. Sebab suami istri pasti membutuh kasih sayang dan pengertian.

“Kami, dalam Islam, akad nikah merupakan ikatan suci, mungkin tidak sama dengan agamamu sebelumnya. Nanti saudara bisa pelajari lebih dalam tentang Islam dan ilmu munakahat,” pesan Chairul Azman pada Muhammad Raifan, pria asal Nias, Sumatera Utara.

Muhammad Raifan (24) merupakan mualaf, yang masuk Islam di Banda Aceh atas kesadaran sendiri. Saat menganut Kristen Protestan, Muhammad Raifan bernama Toronaso Laoli.

Ia mengaku lebih tenang dan yakin dengan ajaran Islam, yang ia kenal dan kaji sejak merantau ke Aceh pada akhir tahun 2020.

Prosesi akad nikah hanya dihadiri pihak pengantin perempuan. Sedangkan keluarga pengantin laki-laki tidak ada yang mendampingi.

spot_img
spot_img
spot_img

TERBARU

spot_img
spot_img

BERITA TERHANGAT

BERITA MINGGUAN

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT