630 Anak Salih Semarakkan FASI Aceh Besar




Jantho, Jaringanberitaaceh.com – Ketua Panitia Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) Kabupaten Aceh Besar, Ustaz Taqwallah SPdI menyebutkan FASI 2022 diikuti 630 peserta dari 45 Taman Pendidikan Quran (TPQ) di Aceh Besar. Masing-masing mereka, peserta jenjang Taman Kanak-kanak Al-Quran (TKA), Taman Pendidilan Al-Quran (TPA), dan Ta’limul Quran lil Aulad (TQA).

Bidang yang diperlombakan cabang tartil, azan dan iqamah, nasyid, peragaan salat, cerdas cermat agama, mewarnai gambar, ceramah agama dan menggambar.

“Pada jenjang TQA ditambah empat cabang, yaitu tilawah, tahfiz juz amma, kisah islami dan kaligrafi,” jelas Ustaz Taqwallah yang juga Dirda LPPTKA BKPRMI Aceh Besar.

Nanti, kata Penyuluh Agama Islam Baitussalam ini, pemenang FASI akan naik ke jenjang provinsi. Tentu ini menjadi motivasi bagi guru agar semangat membina generasi islami. Acara berlangsung sejak 28 Oktober 2021 sampai dengan 1 November 2022.

Ia berterima kasih atas kontribusi panitia, pengurus TPQ, dan dewan hakim, sehingga even ini berlangsung sesuai harapan.

Ketua DPW BKPRMI Aceh, Dr Mulia Rahman MA mengatakan guru harus meningkatkan kompetensi diri dan menyesuaikan kurikulum, agar santri yang dibina berkualitas.

Ia berharap pengurus BKPRMI Aceh Besar, ustaz, dan ustazah mengawal proses pendidikan di Aceh Besar, termasuk dalam pendanaan kegiata islami yang memang jadi kebutuhan masyarakat. Ke depan, pastikan memilih orang yang peduli terhadap pendidikan Islam.

“Pilih yang berpikir untuk umat, masjid, dan Islam,” jelasnya.

Anak-anak yang belajar di TPA merupakan calon dan kader pemimpin masa depan. Maka mereka harus benar-benar dibina.

Menurutnya, antusiasme orang tua cukup tinggi, karenanya pastikan dewan hakim bekerja profesional, tidak pilih kasih, sehingga yang terpilih memang peserta layak jadi juara.

Kepada peserta, tegasnya, silakan tampil dengan sempurna, apa pun hasilnya, anak-anak sudah berbuat. Maka orang tua harus tetap memotivasi anak meski belum berhasil nantinya.

“Apa pun hasil, itulah yang terbaik, hanya saja perlu bimbingan lebih dari orang tua,” ujar Dr Mulia Rahman.

Wakil DPRK Aceh Besar, Ustaz Zulfikar Aziz mengajak semua elemen menjadikan FASI sebagai ajang meningkatkan kreatifitas dan wadah menjaring generasi terbaik.

“Tunjukkan yang terbaik supaya bisa melangkah ke tahap selanjutnya, demi mengharumkan nama Aceh Besar di level provinsi. Buktikan, bahwa kita bisa merebut kembali juara yang pernah diraih sebelumnya,” ujarnya.

FASI, katanya, dapat menguatkan nilai Alquran dan syariat Islam bagi anak, apalagi kini era digital yang rentan membuat anak lalai. Ia berharap Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Besar menjadikan FASI sebagai agenda tahunan dan bermitra dengan BKPRMI Aceh Besar.

“Lakukan pendekatan, supaya rutin masuk anggaran,” tegasnya.

Menurutnya, tanpa kompetisi, sulit melihat semangat anak-anak untuk belajar keagamaan. Harapannya mereka bisa hadapi tantangan era digital yang berpotensi melalaikan.

spot_img
spot_img
spot_img

TERBARU

spot_img
spot_img

BERITA TERHANGAT

BERITA MINGGUAN

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT