Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Agama Islam Ikuti Workshop Penulisan Press Release dan Jurnalisme warga

BANDA ACEH,JBA- Penyuluh Agama Islam yang bernaung di bawah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) mengikuti Workshop Penulisan pers realese dan Jurnalisme Warga. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari senin, 28 Sept 2026 bertempat di aula kemenag kota banda Aceh.

Dalam kata sambutannya ketua Ipari kota banda aceh Ibu Rosmiati mengatakan tujuan diadakan acara ini adalah untuk membekali para penyuluh agar lebih terampil dalam mendokumentasikan, menulis, dan mempublikasikan berbagai program keagamaan kepada masyarakat luas dan ucapan terima kasih kepada panitia pelaksana.

Acara dibuka oleh kasi bimas Kemenag kota banda aceh bapak H. Dr. Akhyar,M. Ag. Beliau mengucapkan terima kasih kepada bapak Yarmen Dinamika yang telah hadir untuk mengisi acara kegiatan ini. Selanjutnya Ketua Ipari Aceh, Dra. Hj. Evi Sri Rahayu dalam kata sambutannya mengatakan Perkembangan teknologi informasi saat ini menuntut penyuluh agama islam untuk adaptif.

Dakwah tidak lagi hanya mengandalkan mimbar atau pertemuan tatap muka, melainkan harus diperkuat lewat tulisan di media massa maupun media sosial. Kemudian Penyuluh Agama Islam adalah garda terdepan Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Setiap kegiatan bimbingan, penyuluhan, harus ada juga bukti fisik terutama untuk pengisian EPA (Ekektronik Penyuluh Agama) sebagi bukti bahwa penyuluh ada mengadakan penyuhannya di dalam masyarakat.

Kepala kemenag kota banda aceh Bapak Dr .H. Salman Arifin S. Pd, M. Ag mengatakan bahwa Penyuluh agama islam bukan hanya sekedar menjadi orasi dan pandai Retorika di podium tetapi juga ide dan ilmunya bisa dituangkan dalam bentuk tulisan.

Workshop tersebut menghadirkan Narasumber dari praktisi media dan jurnalis senior. Yaitu bapak Yarmen Dinamika.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi intensif mengenai anatomi berita standar 5W+1H (Who, What, When, Where, Why, dan How), teknik menentukan sudut pandang, menyusun teras berita , hingga tata cara menyusun siaran pers (press release) yang layak muat di media massa. Tidak hanya teori, para peserta juga langsung melakukan simulasi praktik menulis berita berdasarkan pengalaman lapangan mereka sebagai penyuluh.

Melalui pembekalan ini, IPARI menargetkan adanya peningkatan publikasi positif terkait aktivitas keagamaan di kota banda Aceh. (Ammar)

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT