Raker APEKSI Komwil I di Banda Aceh Perkuat Sinergi dan Ketahanan Kota

Banda Aceh — Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) resmi digelar di Banda Aceh pada 19–22 April 2026. Mengusung tema “Kota Tangguh, Fiskal Kuat, Kolaborasi Erat”, forum ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat sinergi antarpemerintah kota dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan perkotaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan bersama awak media di Pendopo Wali Kota Banda Aceh pada Minggu 19 April 2026. Forum tersebut menjadi ruang bertukar gagasan, sekaligus mendorong peran generasi muda serta mempererat kolaborasi antardaerah.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Banda Aceh sebagai tuan rumah. Ia menegaskan kesiapan pemerintah kota dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

“Ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kami. Banda Aceh siap menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh anggota Komwil I dalam memperkuat ketahanan kota, terutama dari sisi fiskal dan kebencanaan,” ujarnya Wali Kota Banda Aceh

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan jamuan makan malam di Balai Meuseuraya Aceh pada Minggu malam, serta rapat kerja utama pada 20 April. Pada 21 April, digelar City Expo di Lapangan Blang Padang yang menampilkan potensi daerah, inovasi layanan publik, serta produk UMKM. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, peserta Raker dijadwalkan melakukan kunjungan kebencanaan ke Pidie Jaya sebagai sarana pembelajaran dalam mitigasi dan penanganan bencana. Rangkaian acara akan ditutup pada 22 April melalui Seminar Nasional Banda Aceh Academy di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, yang dirangkaikan dengan malam resepsi Hari Ulang Tahun ke-821 Kota Banda Aceh.

Ketua Komwil I APEKSI yang juga Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa Raker ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi antarkota dalam merespons dinamika pembangunan dan tantangan global.

Sementara itu, Direktur Eksekutif APEKSI Pusat, Alwis Rustam, menyebut Komwil I sebagai wilayah terbesar dengan 24 kota anggota dan menjadi yang pertama menggelar Raker tahun ini.

“Komwil I menjadi barometer bagi wilayah lain. Kolaborasi yang terbangun di sini akan sangat menentukan arah kebijakan perkotaan ke depan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI selanjutnya direncanakan berlangsung di Medan.

Melalui forum ini, diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan kota yang adaptif dan inovatif, termasuk pemanfaatan teknologi digital seperti sistem pembayaran pajak berbasis QRIS serta peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

APEKSI juga menekankan pentingnya penyelarasan visi antarkota dalam menangani berbagai persoalan, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Perbedaan kapasitas fiskal dinilai menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui kolaborasi dan pertukaran kebijakan.

Penguatan akses pendidikan yang inklusif, termasuk bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan menjadi prioritas. Inovasi seperti penerapan smart class di sekolah negeri turut didorong guna meningkatkan daya saing kota di tingkat global.

Raker Komwil I APEKSI di Banda Aceh ini diharapkan tidak hanya menjadi forum formal, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi, solidaritas, dan kemajuan bersama antarkota di Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh 21 kota dari total 24 anggota APEKSI Komwil I yang tersebar di wilayah Sumatera dan sekitarnya.

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT