MEULABOH,JBA – Ada pemandangan istimewa dan penuh suka cita pada pergelaran Wisuda Universitas Teuku Umar (UTU) kali ini. Untuk pertama kalinya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UTU sukses mencetak tradisi baru dengan menggelar arak-arakan meriah guna menyambut para wisudawan dan wisudawati yang resmi menyandang gelar sarjana. Sabtu (19/9/2026).
Keberhasilan perayaan perdana ini merupakan buah dari kolaborasi dan solidaritas tinggi elemen mahasiswa.
Seluruh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) di lingkup FPIK UTU terkecuali Ketua HMJ Ilmu Kelautan, tampak berjibaku menyatukan kekuatan demi menyukseskan agenda bersejarah bagi fakultas tersebut.
Dukungan terhadap inisiatif mahasiswa ini juga mengalir dari elemen prodi dan para pendahulu.
Koordinator Program Studi Perikanan pak Iksanul Khairi, S.Pi., M.Si, terpantau hadir langsung di lokasi untuk memantau dan memberikan dukungan moral. Tak ketinggalan, sejumlah alumni FPIK turut turun gunung meramaikan barisan.
Kehadiran para alumni ini diakui panitia tidak hanya menambah keeratan tali persaudaraan lintas angkatan, tetapi juga menyuntikkan semangat berlipat ganda bagi seluruh panitia yang bertugas mengatur jalannya massa.
Kemeriahan arak-arakan FPIK ini tak ayal menjadi pusat perhatian di lingkungan kampus UTU. Iring-iringan para sarjana baru tersebut dikawal langsung oleh dentuman atraktif dari tim drum band.
Suasana semakin riuh dan semarak tatkala ratusan mahasiswa/i menyahutinya dengan lantunan yel-yel fakultas secara kompak, menciptakan atmosfer perayaan yang enerjik dan sarat akan rasa kekeluargaan.
Ketua BEM FPIK UTU Periode 2026-2027, Aryo Zacky Akbar, selaku motor penggerak acara ini menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran agenda yang baru pertama kali diinisiasi ini.
Menurutnya, arak-arakan ini adalah bentuk penghormatan dan apresiasi dari mahasiswa aktif kepada para senior mereka yang telah purna tugas secara akademik.
“Kegiatan ini adalah agenda yang pertama kali dilakukan. Kami berharap pengurus BEM selanjutnya dapat terus mengadakan acara serupa.
Setidaknya tradisi ini bisa dipertahankan, dan jika bisa, lebih ditingkatkan lagi baik dari sisi kekompakan, manajemen waktu (schedule), serta ketersediaan peralatan untuk melakukan agenda arak-arakan pada periode-periode selanjutnya,” ungkap Aryo di sela-sela kemeriahan acara.
Langkah inovatif BEM FPIK UTU ini tidak hanya sukses memberikan kenangan tak terlupakan bagi para lulusan, tetapi juga berhasil menorehkan standar baru dalam merayakan kelulusan secara kreatif, positif, dan terorganisasi dengan baik di lingkungan Universitas Teuku Umar.
[Iyan Almisbah]




