Satgas Sampaikan Capaian Pemulihan Pasca Bencana Banjir Aceh

Banda Aceh, JBA – Kepala Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Alam Hidrometeorologi Provinsi Aceh, Dr Safrizal ZA mengatakan setelah empat bulan bencana banjir, akses darat sudah terhubung semua. Namun sangat dinamis sebab ada kondisi jalan kembali putus saat banjir susulan, seperti di lintas Bireuen-Aceh Tengah yang terjadi baru-baru ini.

“Secara umum akses sudah fungsional. Jika ada satu saja desa yang fungsionalnya terganggung, maka dikategorikan belum normal dan akan diupayakan pemulihannya,” ujarnya saat Media Gathering, di Hotel The Pade, Aceh Besar, Selasa, 7 April 2026.

Ia menyebutkan Desa Sekumur di Aceh Tamiang kondisinya belum normal. Bahkan sempat dikabarkan desa ini hilang karena terkubur lumpur. Namun setelah beberapa bulan, masyarakat kembali menetap di Sekumur. Atas bantuan informasi masyarakat, Satgas langsung melakukan upaya pendataan dan pemulihan.

“Ini dari aspek pemerintahan saja,” jelas Safrizal di hadapan wartawan.

Sementara sektor kesehatan, kata Safrizal, seluruh Puskesmas sudah berfungsi, namun ada beberapa klinik belum fungsional. Sementara Kementerian Kesehatan bertekad untuk menormalkan kembali sektor kesehatan.

Selain itu, sebut Safrizal, kegiatan pembelajaran baik PAUD, TK, SD, SMP, SMA, madrasah dan Pondok Pesantren, prosesnya sudah berlangsung walaupun masih ada kelas darurat.

“Saat ini ada 36 sekolah di tenda, 6 sekolah menumpang di gedung lain,” katanya.

Kementerian Dikdasmen berkomitmen untuk menormalkan sektor pendidikan agar gedung sekolah bisa difungsikan.

“Sisi pembelajaran sudah berjalan 100 persen tapi tidak semua sekolah pulih,” kata pria yang pernah menjabat Pj Gubernur Aceh.

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT