Fakultas Hukum Abulyatama Kolaborasi dengan Sukarelawan Bangi Valley (SBV) dan Forbat untuk Korban Banjir Aceh

Banda Aceh, JBA – Fakultas Hukum Abulyatama berkolaborasi dengan Forum Bangun Aceh Tamiang (Forbat) dan Sukarelawan Bangi Valley (SBV) Malaysia untuk menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Aceh Tamiang, Jumat, 2 Januari 2026.

Dekan Fakultas Hukum Abulyatama, Dr. Hj. Siti Rahmah, S.H., M.Kn mengatakan derita korban banjir merupakan derita kita bersama, bukan hanya masyarakat Aceh Tamiang, tapi saudara setanah air. Melihat kondisi daerah terdampak banjir dan warga yang kehilangan segalanya, tentu membuat kita terpanggil untuk meringankan beban mereka.

“Kita memang tidak mampu memberikan banyak hal dan semua kebutuhan mereka. Tapi setidaknya empati kita walaupun sedikit bisa membuat mereka bahagia,” katanya usai menyalurkan bantuan.

Ia menyebutkan bantuan yang disalurkan merupakan sumbangsih dari berbagai pihak, yakni Forum Bangun Aceh (FBA), Akademi Warung Penulis, Praktek Bersama Madinah, Yayasan Keumalahayati Ceudah Buleuen, Sukarelawan Bangi Valley (SBV) Malaysia, MIND Id, Charoen Pokphand, One Medika Dental Clinic (OMDC), dan Fakultas Hukum Abulyatama.

“Semua berkumpul menjadi satu dalam misi kemanusiaan,” ucap Siti Rahmah yang juga ketua Forbat

Siti Rahmah mengucapkan terima kasih pada semua pihak dan donatur yang membantu korban banjir Aceh.

Ditemui usai penyerahan bantuan, Koordinator Lapangan Sukarelawan Bangi Valley (SBV) di Aceh dan juga dosen Fakultas Hukum Unaya Dr. Tgk. Azhari, MA, C.iRK, C.QS, menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan bukti nyata solidritas lintas negara yang tidak mengenal batas.

Tgk. Azhari menjelaskan bahwa gerakan kemanusiaan ini mendapat sambutan luar biasa dari para penggiat sosial di Malaysia. Ia menegaskan bahwa operasional bantuan di lapangan berjalan berkat koordinasi intensif dengan para pimpinan SBV di Bangi, Malaysia.

“Kami di Aceh bertugas memastikan bantuan ini tepat sasaran, sementara spirit dan penggalangan dana utama digerakkan oleh Prof. Helmi Ibrahim dan Prof. Emeritus Hj. Abubakar Muhammad di Bangi, Malaysia. Mereka sangat mencintai Aceh dan terus memantau perkembangan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah dari sana,” ungkap Tgk. Azhari.

BERITA MINGGUAN

TERBARU

BERITA TERHANGAT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT