DPRK Aceh Utara Tinjau Langsung Lokasi Sawah Kekeringan Di Banda Baro




ACEH UTARA – Ketua DPRK Aceh Utara, Teungku Arafat Ali dan didampingi anggota DPRK dari Partai Aceh, Teungku Hasanuddin, H. Jirwani dan Nazaruddin meninjau langsung sawah yang dilanda kekeringan di Kecamatan Baro, pada Senin, (03/02/2020).

Gerak cepat Ketua DPRK dan Anggota dari Partai Aceh ini, dilakukan setelah mendapat informasi dari salah satu Akun Facebook Tajuddin Taju Banba, yang menuliskan tentang keluhan Petani di Banda Baro yang masih turun kesawah dengan berharap tadah hujan dan saban musim tanam di landa kekeringan.

Teungku Arafat Ali, setelah melihat langsung kondisi yang dialami petani, merasa sangat prihatin. Beliau menganjurkan kepada Penyuluh Pertanian di Kecamatan Banda Baro, Mukhliza untuk berkoordinasi dengan Camat dan Geuchik untuk mengusulkan Sumun Bor yang akan di prioritaskan.

Ket foto: Penyuluh Pertanian menerangkan situasi kekeringan di Banda Baro

“Untuk program jangka panjang, kita akan melakukan pembebasan tanah untuk saluran pembawa air dari Jamuan yang bendungannya di Kecamatan Sawang. Sebagaimana kita ketahui bersama, luas lahan persawahan tadah hujan di Kecamatan Banda Baro mencapai 619.Ha (berdasarkan data dinas Pertanian Kabupaten Aceh Utara),” katanya.

“Saya akan bantu Sumur Bor dangkal untuk Petani Banda Baro yang lokasi sawahnya dilanda kekeringan, Insya Allah di Anggaran perubahan, karena untuk Anggaran murni tidak memungkinkan lagi,” ujarnya.

“Pembangunan Sumur Bor ini adalah langkah cepat yg harus di ambil oleh pemerintah daerah, karena masalah utamanya adalah belum adanya irigasi yg mengairi persawahan yang ada di Kecamatan Banda Baro,” tambah Politisi Partai Aceh ini.

Di lain kesempatan, Ketua Forum Peduli Banda Baro, Tajuddin mengucapkan banyak terima kasih kepada Ketua dan Anggota DPRK yang bergerak cepat, merespon keluhan Petani di Banda Baro.

Ket foto: Ketua DPRK Aceh Utara Tinjau lokasi kekeringan di Banda Baro

“Keadaan kekeringan yang dialami oleh Petani Banda Baro sudah termasuk kategori darurat dan perlu segera di prioritaskan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara maupun Pemerintah di tingkat Provinsi,” imbuhnya.

“Sudah saban musim tanam kondisi kekeringan seperti ini dialami, seolah tak berujung. Dan harapan pembebasan tanah saluran pembawa air bagai mimpi yang tidak kesampaian,” tambah Taju.

“Semoga semua stake holder sementara ini fokus ke bidang pertanian, dan dimasukkan dalam Musrenbang Kecamatan Banda Baro. Karena sudah 6 tahun terakhir Kecamatan Banda Baro selalu mengusulkan pembebasan lahan saluran pembawa air DI Jamuan di peringkat pertama prioritas,” tutup Kader Muda Partai Aceh tersebut penuh harap. (Red/Ab)

Editor: JBA

spot_img
spot_img
spot_img

TERBARU

spot_img
spot_img

BERITA TERHANGAT

BERITA MINGGUAN

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

5 KOMENTAR

  1. … [Trackback]

    […] Read More Information here on that Topic: jaringanberitaaceh.com/berita-pilihan/dprk-aceh-utara-tinjau-langsung-lokasi-sawah-kekeringan-di-banda-baro/ […]

  2. … [Trackback]

    […] Find More to that Topic: jaringanberitaaceh.com/berita-pilihan/dprk-aceh-utara-tinjau-langsung-lokasi-sawah-kekeringan-di-banda-baro/ […]

  3. … [Trackback]

    […] Information on that Topic: jaringanberitaaceh.com/berita-pilihan/dprk-aceh-utara-tinjau-langsung-lokasi-sawah-kekeringan-di-banda-baro/ […]

Comments are closed.