Anjongan Sabang Pamerkan Kapal Penumpang Jemaah Haji Zaman Kuno

Banda Aceh, JBA – Anjungan Kota Sabang menampilkan kapal penumpang jemaah haji zaman dulu dalam Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8, di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh.

Koordinator Anjungan Sabang, Evan Boy Foreman mengatakan, bahwa pihaknya menampilkan partisi sejarah yang menyinggung langsung tema PKA-8.

“Alhamdulillah bekerja sama dengan Museum Sabang BPKS, hampir 85 persen koleksi by Sabang Museum BPKS,” kata Evan, Sabtu, 11 November 2023.

Dia menyebut, salah satunya adalah salah miniatur kapal kolonial Belanda saat itu dan sekaligus tipe kapal yang membawa jemaah haji ke Tanah Suci.

Selain itu, kata Evan, di Anjungan Kota Sabang juga ditampilkan foto-foto aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan Sabang pada zaman dahulu.

Menurutnya, kapal kolonial Belanda itu pada 1924 merupakan transportasi jemaah haji menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Bahkan embarkasi pertama haji itu berada di Pulau Rubiah, Sabang.

Evan menjelaskan, jemaah yang berangkat ke Makkah dengan menggunakan kapal ini membutuhkan waktu 6 bulan pergi dan kembali lagi ke Indonesia.

“Setelah itu mereka dikumpulkan di pelabuhan Sabang dan mereka diangkut ke Pulau Rubiah, di sana ada bangunan yang namanya embarkasi haji,” tuturnya.

Dia menyebut, sepulang dari ibadah haji, para jemaah tersebut akan didata oleh pihak Belanda, agar tahu jumlah pribumi yang kembali ke Indonesia.

“Lalu semuanya di karantina untuk menghindari penyakit-penyakit yang dibawa di sana, karena saat itu Belanda begitu ketatnya,” ungkapnya.

Evan menyampaikan, pada 1924 pelabuhan bebas Sabang sudah menjadi salah satu jalur perdagangan yang paling padat di dunia lantaran adanya pertemuan jalur internasional

Dia menambahkan, adanya Selat Malaka berseberangan dengan Pulau Sabang, sehingga seluruh kapal-kapal yang lewat pasti akan singgah di Sabang.

“Seluruh kapal-kapal saat singgah di Sabang mereka loading barang, mengisi bahan bakar, air dan nginap. Sewaktu singgah itu disitulah mereka melakukan jual beli, atau barter barang,” pungkasnya.

spot_img
spot_img
spot_img

TERBARU

spot_img
spot_img

BERITA TERHANGAT

BERITA MINGGUAN

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT