Jantho, JBA – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyalurkan sebanyak 150 set meja dan kursi belajar untuk sejumlah madrasah di daerah itu, dalam upaya meningkatkan kenyamanan siswa saat proses pembelajaran.
Mobiler madrasah itu bersumber dari dana Infaq Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag Aceh Besar tahun 2026. Penyerahan secara simbolis dilakukan pada beberapa madrasah yakni MTsN 1 Aceh Besar, MIN 15 Aceh Besar, dan MIN 28 Aceh Besar, Senin, 8 Juni 2026.
Selain ketiga madrasah tersebut, bantuan juga dialokasikan untuk MIN 26 Aceh Besar dan MIN 37 Aceh Besar. Masing-masing mereka mendapatkan 30 set kursi dan meja.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar H Saifuddin SE mengatakan program ini berjalan setiap tahun, sebagai salah satu bentuk kepedulian ASN Kemenag Aceh Besar untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah.
“Bantuan ini tolong dijaga dengan baik. Ini bersumber dari uang kita bersama, dihimpun dalam skema infaq,” kata Saifuddin.
Yahwa–sapaan akrabnya, menyebut penyaluran 150 set meja dan kursi belajar tersebut perdana dilakukan pada tahun ini. Tentunya, program pemanfaatan dana infaq ASN untuk pengadaan sarana pendidikan ini akan terus berlanjut.
Program ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan fasilitas belajar, tetapi juga menjadi wujud semangat gotong royong dan kepedulian sosial ASN terhadap kemajuan pendidikan di provinsi berjulukan Tanah Rencong.
“Semoga bantuan ini memberikan manfaat yang besar bagi peserta didik dan menjadi amal jariah bagi seluruh ASN yang telah berpartisipasi melalui infaqnya,” sebut Yahwa.
Selama ini, kursi dan meja pada madrasah tersebut sudah tak layak pakai, lapuk dimakan usia. Kehadiran mobiler baru ini dinilai dapat meningkatkan kenyamanan siswa saat belajar di kelas.
“Kami berharap keberadaan meja dan kursi belajar ini dapat memberikan kenyamanan bagi siswa serta mendukung proses belajar mengajar yang lebih baik di madrasah,” ujarnya.
Melalui program ini, Kantor Kemenag Aceh Besar menegaskan komitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan madrasah, tidak hanya melalui pembinaan akademik dan keagamaan, tetapi juga lewat penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
“Insya Allah, setiap madrasah di Aceh Besar akan kita salurkan bantuan mobiler ini. Kita lihat madrasah mana yang perlu kita dahulukan, tergantung tingkat urgensinya,” demikiannya.
Penyaluran mobiler untuk madrasah itu turut dihadiri Kasi Pendidikan Madrasah Suryadi, Kasi Pendidikan Agama Islam Muhammad dan Ketua Unit Pengelola Zakat (UPZ) Kemenag Aceh Besar Saiful Amri.*




