Jantho, JBA – Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Pengurus Cabang Aceh Besar menggelar Rapat Kerja (Raker) tahun 2026 guna mempertegas komitmen dan peran strategis insinyur dalam mendukung pembangunan daerah. Kegiatan ini berlangsung di Aula PDAM Tirta Mountala, Sabtu (2/5/2026).
Raker yang mengusung tema “Peran Strategis Insinyur dalam Mendorong Pembangunan Aceh Besar yang Berkelanjutan” ini menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk merumuskan arah gerak yang relevan dengan tantangan pembangunan saat ini, mulai dari sektor infrastruktur, tata kota, hingga isu keberlanjutan lingkungan.
Ketua PII PC Aceh Besar, Ir. Variadi, S.T., M.Eng., IPU., ASEAN Eng., saat membuka acara menyampaikan bahwa insinyur harus mampu memposisikan diri sebagai *problem solver* dalam pembangunan daerah, terutama di tengah kompleksitas isu lingkungan yang kian meningkat.
“Sinergi antar anggota menjadi kunci utama dalam menghadirkan solusi yang adaptif dan inovatif. Program kerja yang kita susun hari ini harus mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Aceh Besar,” ujar Ir. Variadi.
Ia menambahkan, konsep pembangunan berkelanjutan kini menjadi keharusan. Oleh karena itu, para insinyur dan arsitek dituntut menghadirkan desain serta solusi teknis yang fungsional namun tetap ramah lingkungan dan berorientasi jangka panjang.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Ir. Saiful Hadi, S.T., M.T., dalam laporannya menjelaskan bahwa Raker ini dirancang sebagai wadah untuk menyusun program kerja yang tidak hanya bersifat administratif.
“Peran insinyur saat ini telah melampaui aspek teknis dan menyentuh dimensi sosial. Melalui Raker ini, kita ingin memastikan setiap program yang lahir memiliki landasan kuat untuk berkontribusi bagi daerah,” ungkap Saiful Hadi yang juga merupakan Laboran Arsitektur UIN Ar-Raniry sekaligus *founder* Upsekil.com.
Kegiatan ini diharapkan melahirkan berbagai program strategis dan membuka peluang kolaborasi lintas disiplin yang lebih luas. Momentum ini juga menjadi pengingat bagi para pegiat teknik dan arsitektur untuk terus mengembangkan kapasitas diri agar tetap relevan dengan tuntutan zaman dalam menjawab tantangan nyata di masyarakat. [*]




