Banda Aceh, JBA – Fakultas Hukum Universitas Abulyatama bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemkum) Aceh mengadakan Sharing Session dalam Kegiatan Akademik Mengenal Tusi Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh; Implementasi Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan dan Layanan Kekayaan Intelektual dalam Praktik di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh. Acara dilaksanakan di aula kantor setempat, Banda Aceh, Senin, 2 Februari 2026.
Rektor Universitas Abulyatama (Unaya), Ir R. Agung Efriyo Hadi MSc PhD mengatakan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sangat penting dipahami dan dimiliki oleh akademisi, ini menjadi penilaian bagus untuk kinerja dosen. Kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan inovasi Fakultas Hukum yang bisa dikembangkan ke depan.
“Dengan adanya kegiatan tersebut, tentu kita bisa berkontribusi bagi bangsa melalui penerbitan HAKI, termasuk membuat para investor yakin masuk ke Indonesia,” ujarnya saat sambutan pembukaan.
Rektor Unaya menyebutkan pada era digital memang kendala makin kompleks untuk mengurus HAKI, tapi legalitas ini tetap bisa diterbitkan asalkan sesuai prosedur.
“Kami pihak perguruan tinggi tentu ingin selalu mendapatkan info terbaru tentang perkembangan hukum dan HAKI, serta prosesnya pengajuannya,” jelas Ir R. Agung Efriyo Hadi via zoom meeting.
Menurutnya, salah satu kinerja akademik diukur dengan berapa banyak HAKI yang bisa diperoleh oleh dosen. Hari ini, momen baik untuk peningkatan wawasan akademik bagi mahasiswa Unaya agar lebih paham arti pentingnya HAKI.
“Terima kasih Kanwil Kemkum Aceh. Semoga kerja sama seperti ini bisa dilanjutkan dengan program bersama yang bisa dilakukan di masyarakat,” tutupnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kakanwil Kemenkum) Aceh, Dr Drs Meurah Budiman MH mengingatkan mahasiswa supaya rajin bejalar, karena dunia kerja sekarang hanya butuh kemampuan pribadi, tidak bisa mengadalkan orang lain.
“Maka rajin belajar. Keberhasilan ke depan tergantung kompetensi dan keseriusan kalian saat masih muda,” ujarnya saat membuka acara yang dihadiri peserta dari mahasiswa Fakultas Hukum Unaya.
Meurah Budiman memotivasi mahasiswa supaya tetap semangat kuliah dan belajar. Pemuda saat ini akan jadi calon pemimpin dan pembangun Aceh ke depan. Jangan kalah dengan keadaan. Banyak peluang kerja bagi sarjana hukum seperti PNS, notaris, advokat, swasta atau menjadi pegiat politik
“Di Kanwil Kemkum Aceh, kami mengawasi banyak hal dalam sektor hukum dan ini menjadi pekerjaan yang menyenangkan,” ujarnya.
Sementara Dekan Fakultas Hukum Unaya, Dr Hj Siti Rahmah MKn menyebutkan kegiatan ini bagian dari perkuliahan yang diikuti mahasiswa. Mahasiswa tentu bisa belajar langsung pada praktisi yang kesehariannya bekerja di sektor hukum.
“Terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama dari Kanwil Kemenkum Aceh,” ucap Siti Rahmah.
Acara ini juga dihadiri Wakil Dekan Fakultas Hukum Unaya, Dr Dede Suhendra MH.




